Pembunuhan Itu Diawali Perkenalan Melalui Aplikasi Pencari Jodoh

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Tersangka pembunuh wanita di kebun jagung bersama penadah motor korban. (Foto: Jatimnow)

-

AA

+

Pembunuhan Itu Diawali Perkenalan Melalui Aplikasi Pencari Jodoh

Regional | Jakarta

Jumat, 27 Desember 2019 18:12 WIB


NGAWI, HALUAN.CO - Pada hari Minggu (22/12/2019), Beladia Ulul Azmi janjian mau ketemu dengan Muhammad Iqbal Maulana. Mereka berdua sebelumnya berkenalan melalui aplikasi pencarian jodoh "Hello Yo".

Beladia Ulul Azmi adalah seorang janda yang mayatnya ditemukan di kebun jagung di Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sedangkan Muhammad Iqbal Maulana (19) pelaku yang diduga membunuh korban.

"Keduanya janjian bertemu di perempatan Banjarejo dan jalan-jalan ke Alun-alun Ngawi," jelas Kapolres Ngawi, AKBP Dicky Ario Yustianto dalam pers rilisnya di Mapolres Ngawi, Jumat (27/12/2019).

Namun selama perjalanan, keduanya terlibat cekcok karena pelaku ingin meminjam sepeda motor milik korban dan Beladia tidak mau memberikannya.

Karena kesal, tersangka kemudian memasukkan korban ke kebun jagung. Korban berontak dan keduanya terjatuh dari motor. Iqbal kemudian menganiaya korban.

"Pelaku memukul korban dengan tangan yang ada akiknya sebanyak tiga kali. Selain itu, korban juga dipukul menggunakan kunci kontak motor sebanyak dua kali," terang Kapolres.

Karena korban terus menerus berteriak minta tolong, tersangka kemudian mencekik korban hingga tidak bernyawa.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian melepas semua baju yang ada pada tubuh korban.

"Baju dan dalaman korban kemudian dibuang ke sungai oleh pelaku. Sedangkan handphone dan sepeda motor dibawa kabur untuk dijual," lanjutnya.

Kapolres Ngawi, AKBP Dicky Ario Yustianto mengatakan motif pelaku ingin menguasai sepeda motor milik korban yaitu Beat bernopol AE 3156 JD.

Polisi Berhasil Tangkap Pembunuh Wanita Telanjang di Kebun Jagung

Pelaku sudah merencanakan dari awal. Karena itu pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dan atau 228 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya lima belas tahun penjara.

Selain menangkap Muhammad Iqbal Maulana sebagai pelaku utama, polisi juga mengamankan Miskano (28), warga Krian, Sidoarjo karena menjadi penadah barang-barang milik korban.

Miskano dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukumannya dua tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Beladia ditemukan tewas dengan kondisi telanjang di kebun jagung yang berada di Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.

Saat ditemukan, korban hanya mengenaka bra atau BH yang tertarik ke atas tidak menutupi payudara dan celana dalam yang tersangkut di ujung kaki.

Kemudian ditemukan beberapa luka bekas penganiayaan pada tubuh korban, di antaranya luka pada kepala, mata kiri dan bekas cekikan pada leher korban.

Sedangkan pelaku ditangkap di Sidoarjo oleh anggota gabungan Satreskrim Polres Ngawi, Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim dengan menembak kedua kakinya karena melakuka perlawanan.


0 Komentar