Pemerintah Amerika Minta Staf Kedutaan Tinggalkan Indonesia
Data mutakhir korban terinfeksi virus corona di Indonesia (Foto: Johns Hopkins)

JAKARTA, HALUAN.CO - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat meminta staf kedutaan dan konsulat untuk segera meninggalkan Indonesia menyusul meningkatnya jumlah korban terinfeksi virus corona. Mereka yang diminta hengkang karyawan yang berusia di bawah 21 tahun.

Seperti dikutip dari laman Kedubes AS di Jakarta, keputusan Kemenlu diambil menyusul merebaknya Covid-19 sementara kapasitas rumah sakit dan tenaga medis di Indonesia tidak memadai. Juga karena terbatasnya penerbangan dari Indonesia.

"Kedutaan Besar AS di Jakarta, Konsulat Jenderal AS di Surabaya dan Konsulat Medan tetap terbuka hanya untuk fungsi-fungsi misi. Layanan untuk warga AS tetap tersedia," bunyi pernyataan pers Kedubes.

WHO Sebut Virus Corona akan Mereda di Indonesia. Semoga!

Warga AS yang saat ini berada di Indonesia harus mengatur untuk segera kembali ke Amerika Serikat, kecuali mereka siap untuk tetap di luar negeri untuk waktu yang lama.

"Warga negara AS yang ingin meninggalkan Indonesia harus membuat pengaturan perjalanan mereka sendiri secepat mungkin. Karena penerbangan komersial masih tersedia, meskipun pada tingkat yang sangat berkurang," tambahnya.

Warga AS yang akan bepergian ke luar negeri diimbau selalu mendaftarkan rencana perjalanan mereka di www.travel.state.gov menggunakan Program Pendaftaran Pelancong Cerdas (STEP) dan untuk membaca informasi negara yang terdapat di situs.

Kementerian Kesehatan Indonesia telah membuat hotline informasi mengenai potensi Covid-19 di Indonesia. Rincian tentang hotline informasi tersedia di situs webnya dan dengan menelepon + 62–21-5210411 atau + 62–82–12123119.

Kedubes juga mengabarkan agar warganya tetap update informasi karena pembatasan perjalanan dapat diberlakukan dengan sedikit atau tanpa pemberitahuan sebelumnya.

"Wisatawan yang telah mengunjungi China, Iran, dan sebagian Italia dan Korea Selatan dalam 14 hari terakhir akan ditolak masuk. Kunjungi situs web Imigrasi Indonesia untuk informasi tambahan tentang langkah-langkah baru ini," tulisnya.