Pemerintah Diminta Gunakan Dana Pembangunan IKN untuk Menangani Corona

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Anggota DPR Novita Wijayanti. (Foto: Ist)

JAKARTA, HALUAN.CO - Waki Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Novita Wijayanti meminta pemerintah menggunakan anggaran semua sektor untuk menangani penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Termasuk memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN," imbau Novita dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2020).

Bahkan menurut dia, anggaran proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), efisiensi anggaran kunker serta rapat atau seremonial digunakan untuk penanganan dan dampak wabah virus tersebut.

Anggota Komisi V DPR RI itu mengungkapkan, dana-dana hasil efisiensi alokasi anggaran tersebut bisa digunakan untuk berbagai bantuan ke seluruh lapisan masyarakat. Seperti, pengadaan masker, pembagian vitamin C dan penyemprotan cairan disinfektan dan lainnya.

Ia menegaskan, penyemprotan disinfektan jangan hanya dilakukan di kantor-kantor pemerintah saja, namun juga harus dilakukan di semua rumah dan seluruh fasilitas publik seperti jalanan, pasar dan fasilitas umum lainnya tanpa terkecuali.

Di tengah kondisi saat ini, kata dia, sangatlah penting melakukan upaya pencegahan. Anggaran yang diperlukan tidaklah sedikit, karena akan membiayai infrastruktur kesehatan, alat kesehatan dan sebagainya.

Untuk itu, Novita menyarankan agar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk terus bersinergi.

“Iya, penanganan Covid-19 ini kan harus bersinergi dengan Pemprov dan Pemkab,” saran politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Selain itu, Novita meminta masyarakat untuk mengikuti imbauan protokol keseharan penanganan Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah.

Wabah Virus Corona di Indonesia Kian Meruyak, Sudah Menulari 20 Provinsi

Khususnya bagi para pekerja dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sementara waktu mendapatkan kebijakan Work From Home (WFH) dengan tidak memanfaatkan sebagai momen liburan.

“Bekerja dari rumah itu bukan berarti kesempatan untuk pergi liburan dan kegiatan lainnya yang justru beresiko tinggi memperluas penyebaran virus Covid-19 yang sedang menjadi pandemi bencana nasional," imbaunya.

Dia juga mengimbau agar pemerintah juga memikirkan solusi untuk masyarakat yang berpenghasilan harian dalam menghadapi kondisi saat-saat ini.

"Pemerintah pun juga harus memikirkan bagaimana solusi untuk masyarakat yang berpenghasilan harian dalam menghadapi kondisi saat ini,” pungkas legislator dapil Jawa Tengah VIII ini.


0 Komentar