Pemerintah Klaim Periksa Hampir 20.000 Sampel COVID-19

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (Foto: BNPB)

JAKARTA, HALUAN,CO - Pemerintah Indonesia telah memeriksa hampir 20.000 sampel penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 jenis baru. Pemeriksaan menggunakan metode reaksi berantai polimerase/polymerase chain reaction (PCR) dalam waktu yang sama di puluhan laboratorium Tanah Air.

Mengapa ini penting: Jumlah pasien positif di Indonesia per 11 April 2020 sudah mencapai 3.852 orang tersebar di 34 provinsi. Dengan pemeriksaan 20.000 sampel penyakit COVID-19 dengan metode PCR, diperkirakan jumlah pasien yang terpapar Corona dipastikan bakal bertambah.

Konteks: Pemeriksaan menggunakan metode reaksi berantai polimerase (PCR) memiliki diagonosa dengan pasti. PCR real time ini digunakan sebagai metode pemeriksaan di laboratorium Indonesia, karena menjadi standar dunia dan digunakan seluruh dunia karena keakuratanya

Apa katanya: “Sampel diperiksa di 40 laboratorium di seluruh Indonesia, baik di Jakarta maupun di daerah lain,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (11/4/2020).

Dari 20.000 tes PCR: Hingga saat ini total ada 3.842 sampel yang dinyatakan sebagai kasus positif Covid-19. Sebanyak 286 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara 327 lainnya meninggal dunia.

Ada Tambahan 330 Orang, Jumlah Kasus Positif COVID-19 Melonjak Tajam Jadi 3.842 Kasus

Sediakan APD premium: Untuk proses penanganan COVID-19, pemerintah juga telah menyediakan lebih dari 790.000 alat pelindung diri (APD) berkualitas premium yang telah didistribusikan ke seluruh Indonesia.

⦁ Pemerintah berharap keberadaan APD tersebut membantu para tenaga medis dalam menjalankan tugas.

“Ini semata-mata untuk menjaga agar semua tenaga kesehatan terlindungi dan dapat bekerja dengan baik,” katanya,

Relawan dan donasi: Pemerintah juga mencatat bahwa ada 18 ribu relawan medis dan nonmedis yang terlibat dalam penanganan COVID-19 di Indonesia. Sementara donasi masyarakat mencapai Rp194 miliar.


0 Komentar