Pemerintah Pusat Tetapkan Kota Jambi sebagai Zona Merah COVID-19

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Johansyah, Kepala Biro Humas dan Setda Provinsi Jambi sekaligus sebagai Jubir Tim Gugus Tugas COVID-19 di Jambi (Foto: Budi Harto)

JAMBI, HALUAN.CO - Sejak terjadinya lonjakan pasien positif COVID-19 di Jambi, membuat wilayah Kota Jambi ditetapkan sebagai Zona Merah oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 pusat.

Mengapa ini penting: Kota Jambi saat ini merupakan daerah terbanyak penyumbang pasien positif COVID-19, setelah Kabupaten Merangin. Hingga saat ini ada 9 pasien positif yang ditemukan di Kota Jambi, Jambi

Konteks: Jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Jambi mulai menujukkan peningkatan yang tinggi, seiring ditemukannya kasus positif dalam 'Klaster Gowa'. Dimana warga Jambi yang mengikuti tablig akbar Ijtima Ulama Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Maret 2020 lalu.

Apa katanya: Johansyah, Kepala Biro Humas dan Setda Provinsi Jambi sekaligus sebagai Jubir Tim Gugus Tugas COVID-19 di Jambi mengatakan penetapan tersebut diputuskan oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 pusat.

"Kota jambi sudah dirilis tim gugus tugas pusat. Penetapan zona merah diputuskan dari tim gugus tugas pusat," ujar Johansyah dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (27/4/2020).

Merangin belum ditetapkan: Selain Kota Jambi, sebenarnya Kabupaten Merangin merupakan penyumbang terbesar kasus COVID-19 sebanyak 10 kasus pada 26 April 2020. Namun, Kabupaten Merangin belum ditetapkan zona merah.

⦁ Alasan Merangin belum ditetapkan zona merah karena terjadi peningkatan kasus baru terjadi pada Minggu (26/4/2020), sebanyak 9 orang dari sebelumnya 1 pasien COVID-19.

⦁ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi masih menunggu keputusan pemerintah pusat mengenai penetapan zona merah, yang penambahan kasus positif COVID-19-nya disumbangkann oleh Klaster Gowa.

"Karena baru peningkatan kemarin, kita tunggu data dari pusat," kata Johansyah.

Jumlah COVID-19 Jambi: Berdasarkan data COVID-19 yang diliris pemerintah pada Minggu, 26 April 2020, terjadi penambahan kasus sebanyak 11 orang, dimana 10 orang disumbang oleh Klaster Gowa, sehingga total kasus COVID-19 mencapai 32 orang. Sementara pada Senin, 27 April 2020 tidak akan penambahan kasus COVID-19, Jambi termasuk 19 provinsi yang nihil COVID-19.

Kemudian dari 32 pasien COVID-19 pasien 01 yang berasal dari Kabupaten Tebo dinyatakan sembuh oleh tim dokter di RSUD Raden Mattaher Jambi, karena hasil uji swab berturut-turut dinyatakan negatif.

Pemprov Jambi Minta Kadis Kesehatan Kab/Kota Lakukan Contact Tracking Klaster Gowa

Sebaran COVID-19 di Jambi per 26 April 2020.

1. Sungai Penuh, ODP 6, PDP 2, Positif 1 orang.

2. Kerinci, ODP 69, PDP 1, Positif 1 orang.

3. Bungo, ODP 37, PDP 2, Positif 2 orang.

4. Merangin, ODP 4, PDP 13, Positif 10 orang.

5. Tebo, ODP 8, PDP 0, Positif 0, sembuh 1 orang.

6. Sarolangun, ODP 3, PDP 3, Positif 1 orang.

7. Batanghari, ODP 4, PDP 1, Positif 1 orang.

8. Tanjabbar, OPD 0, PDP 4, positif 4 orang.

9. Kota Jambi, OPD 157, PDP 24, positif 9 orang.

10. Muarojambi, ODP 14, PDP 9, positif 2 orang.

11. Tanjab Timur, OPD 0, PDP 0, Positif 0.

Penulis: Budi Harto


0 Komentar