Pemerintah Telah Periksa 19.500 Spesimen Covid-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi rapid test massal COVID-19. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

-

AA

+

Pemerintah Telah Periksa 19.500 Spesimen Covid-19

Nasional | Jakarta

Jumat, 10 April 2020 20:10 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menyebutkan, sudah ada 19.500 spesimen yang diperiksa terkait virus corona di seluruh Indonesia dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). 

Mengapa ini penting:

  • Pemeriksaan dengan metode PCR atau Reaksi Rantai Polimer merupakan tes usap dengan sampel cairan mulut. Metode ini diklaim paling akurat untuk mendeteksi paparan virus di dalam tubuh, termasuk COVID-19.
  • Pemeriksaan spesimen adalah langkah yang paling penting untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Dengan diketahui seseorang terjangkit COVID-19, maka penanganan dan pencegahan bisa segera dilakukan.
  • Selain metode PCR, pemerintah juga melakukan rapid test atau tes cepat yang menggunakan sampel darah. Namun, hasilnya masih harus dikonfirmasi lebih lanjut dengan tes PCR.

“Sampai hari ini, sudah ada lebih dari 19.500 orang yang menjalani pemeriksaan berbasis pada molekuler dengan menggunakan real time PCR,” kata Yuri, sapaan akrabnya dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Konteks:

  • Kasus positif Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan sehingga pemeriksaan melalui rapid test massal ataupun PCR harus terus diperbanyak untuk memberikan penanganan lebih cepat terhadap pasien.
  • Pemerintah mengonfirmasi sebanyak 3.512 kasus positif COVID-19 di 34 provinsi di Indonesia. Ada 219 kasus baru hari ini. Jumlah itu adalah hasil dari tes PCR sebanyak 19.500 orang lebih.

Langkah pemerintah lainnya:

  • Pemerintah merekrut 18 ribu relawan di bidang medis dan nonmedis yang telah mendaftarkan diri dan menyatakan kesiapan untuk ikut membantu penanganan COVID-19. Selain itu, lebih dari 300 rumah sakit rujukan yang ditunjuk oleh pemerintah sudah mulai beroperasi, didukung tenaga kesehatan seperti dokter umum, dokter spesialis, dan perawat.
  • Pemerintah juga telah melakukan pengadaan sebanyak lebih dari 769.000 alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis.

“Sudah kami bagikan sebanyak 698.650 APD ke seluruh Indonesia,” ujar Yuri.

Seluruh Provinsi di Indonesia Sudah Terpapar Corona

Terima donasi Rp195 miliar: Pemerintah mengaku, hingga hari ini telah mengumpulkan donasi dari masyarakat hingga mencapai Rp195 miliar. Donasi itu diberikan oleh masyarakat di seluruh Indonesia, bahkan dunia untuk membantu menangani COVID-19 di Tanah Air.


0 Komentar