Pemkab Dharmasraya Produksi dan Bagikan 100 Ribu Masker Gratis Pada Warga

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. (Foto: Instagram)

DHARMASRAYA, HALUAN.CO - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat memproduksi 100 ribu masker untuk dibagikan gratis kepada warga. Produksi sendiri masker diharapkan menjadi solusi dari kelangkaan masker di pasaran. 

Menurut Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan seperti dikutip dari video wawancaranya di akun twitter pribadinya @SutanRiska, Rabu (25/3/2020), produksi masker tersebut dilakukan atas kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Padang.

Sutan Riska berharap bisa memproduksi 100 ribu masker dalam waktu lima hari. Namun, pihak BLK minta 10 hari kerja. "Ini bisa kita produksi massal dan dibagikan kepada masyarakat," katanya.

Dalam video yang dibagikan, nampak Sutan Riska meninjau proses produksi masker kerja sama antara Disnakertrans Dharmasraya dengan BLK Kota Padang.

Sementara menurut Plt Kepala Disnakertrans Dharmasraya, Marten Yunus, pihaknya akan bekerja selama 10 hari dengan produksi 10.000 masker dalam satu hari. Tenaga kerjanya telah dilatih siswa-siswa BLK sebanyak 32 orang. Mereka bersedia untuk datang lagi ke BLK, untuk membantu menjahit masker.

"Untuk distribusi nanti kita serahkan kepada Dinas BPBD dan Dinas Kesehatan karena di bawah koordinasi sekretaris daerah," katanya.

Menurutnya, harga masker saat ini mencapai Rp400 sampai Rp500 ribu satu kotak. Itupun persedian tidak ada.

Sementara itu, menyikapi kondisi perkembangan Covid-19 saat ini, Pemkab Dharmasraya memperketat arus keluar masuk ke daerah tersebut. Petugas di perbatasan ditugaskan untuk melakukan cek suhu tubuh orang yang hendak masuk ke Dharmasraya.

Selain itu, Pemkab juga melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum sepanjang jalan lintas Sumatra, terutama masjid & SPBU. Dharmasraya merupakan jalur penting mobilisasi darat Sumbar-Jakarta.


0 Komentar