Pemkot Bekasi Pastikan Kesiapannya untuk Terapkan PSBB

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Petugas kepolisian sedang melakukan pengamanan kepada pengendara yang melanggar PSBB di DKI Jakarta. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

-

AA

+

Pemkot Bekasi Pastikan Kesiapannya untuk Terapkan PSBB

Regional | Jakarta

Minggu, 12 April 2020 10:58 WIB


BEKASI, HALUAN.CO - Pemerintah Kota Bekasi menyatakan Kesiapannya untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bersama Kabupaten Bekasi, Depok, Kota dan Kabupaten Bogor dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Mengapa ini penting: Kesiapan pemerintah kota/kabupaten menjadi hal yang utama untuk mengefektifkan penerapan PSBB di suatu wilayah. Untuk itu, perlu kesiapan semua pihak, termasuk aparat keamanan, tokoh masyarakat, pengusaha dan berbagai pihak dalam mendukung langkah pemerintah tersebut.

"Seluruh jajaran Pemkot dan Forkopimda telah siap menerapkan PSBB. Tentunya juga dengan dukungan dan partisipasi seluruh tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan elemen masyarakat yang berharap COVID-19 segera berakhir," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahjono, di Bekasi, Minggu (12/4/2020).

Konteks:

Menkes Terawan telah menyetujui Kota Bekasi bersama Kabupaten Bekasi, Depok, Kota dan Kabupaten Bogor untuk menerapkan PSBB. Saat ini, tinggal menunggu peraturan dari kepala daerah di lima kabupaten/kota di Jawa Barat tersebut, termasuk peraturan Wali Kota Bekasi dalam penerapan PSBB tersebut.

Penetapan PSBB untuk Bodebek itu ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.O1.07|MENKES/248|2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Langkah Pemkot Bekasi:

  • Dalam upaya menyiapkan penerapan PSBB, Pemkot Bekasi telah membatasi jam operasional toko serba ada modern sampai maksimal pukul 20.00 WIB setiap hari.
  • Pasar tradisional yang menjadi tempat berkerumun warga juga sudah diarahkan untuk menerapkan jual beli secara daring atau online.
  • Patroli gabungan Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507 Kota Bekasi telah diaktifkan guna mendukung pelaksanaan upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Bahkan, sudah ada puluhan warga yang terpaksa diamankan karena tidak mengindahkan imbauan pemerintah daerah dan nekat berkerumun. Mereka saat ini menanti persidangan sambil wajib lapor.

Imbauan Pemkot Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi mengimbau para pedagang makanan untuk menghentikan layanan makan di tempat dan menggantinya dengan layanan pesan antar. Usaha niaga tetap berjalan dengan mengikuti kebijakan pemerintah. Sosialisasi juga terus diintensifkan.

Bebas Asimilasi COVID-19, Napi Kriminal dan Narkoba Kembali Beraksi

Kesiapan sarana prasarana: Pemerintah kota sudah menyiapkan RSUD Kota Bekasi dan beberapa rumah sakit lain sebagai rujukan penanganan pasien yang terinfeksi virus corona. Pemerintah kota juga memfungsikan stadion dan asrama haji sebagai fasilitas pendukung penanggulangan COVID-19.


0 Komentar