Pemprov Jambi Akan Buat Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ramadan dan Idul Fitri
Gubernur Jambi Fachrori Umar (Foto: Istimewa)

JAMBI, HALUAN.CO – Gubernur Jambi Fachrori Umar menegaskan, Pemerintah Provinsi Jambi akan mengikuti Surat Edaran (SE) Nomor: SE.6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H Tahun 2020 di Tengah Pandemi Wabah COVID-19 tertanggal 6 April 2020 dari Kementerian Agama RI. 

Mengapa ini penting: Penyebaran COVID-19 di Jambi mulai menunjukkan kenaikan, hingga 16 April 2020 jumlah orang yang terinfeksi virus COVID-19 di Jambi sudah ada 7 orang. Sehingga himbauan untuk melakukan physical distancing harus dipatuhi seperti mengikuti surat edaran dari Kementerian Agama.

Apa katanya: “Alhamdulillah, tadi kita baru saja mengadakan rapat bersama Kanwil Agama Provinsi Jambi untuk menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Agama RI terkait pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H Tahun 2020. Tentunya kita akan mengikuti edaran yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat tersebut,” ujar Gubernur Jambi Fachrori Umar, Kamis (16/4/2020).

Isi surat edaran: Kementerian Agama pada 6 April 2020 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: SE.6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H Tahun 2020 di Tengah Pandemi Wabah COVID-19. Adapun isi surat edaran tersebut antara lain:

  1. Sahur dan buka puasa dilakukan individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau buka puasa bersama;
  2. Salat Tarawih dilakukan secara individual atau secara berjamaah bersama keluarga inti di rumah.
  3. tilawah atau tadarus Al-Qur’an dilakukan di rumah masing masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Al-Qur’an.
  4. Buka puasa bersama baik dilaksanakan di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, mesjid maupun musala ditiadakan.
  5. Peringatan Nuzulul Qur’an dalam bentuk tablig dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar, baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan.
  6. Pelaksanaan Salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan, untuk itu diharapkan terbitnya Fatwa MUI menjelang waktunya.
  7. Silaturahim atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika Hari Raya Idul Fitri bisa dilakukan media sosial dan video call/conference.
  8. Senantiasa memperhatikan instruksi Pemerintah Pusat dan Daerah setempat terkait pencegahan dan penanganan COVID-19.
Pemprov dan DPRD Jambi Sepakati Penyesuaian Anggaran APBD Rp 211 Miliar untuk Penanganan COVID-19

Aturan gubernur: Untuk mempertegas Surat Edaran Kementerian Agama tersebut, Gubernur Jambi Fachrori Umar akan menerbitkan aturan Gubernur Jambi dalam pelaksanaan ibadah puasa dan idul fitri di Jambi.

  • Aturan gubernur yang dikeluarkan berbentuk surat edaran untuk menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Agama tersebut.
  • Surat edaran dari Pemerintah Provinsi Jambi tersebut, nantinya akan ditandatangani oleh ulama dan pemuka agama yang ada di Provinsi Jambi untuk melaksanakan edaran dari Pemerintah Pusat.

“Kita nantinya akan segera membuat surat edaran sebagai bentuk penegasan dari Pemerintah Provinsi Jambi untuk melaksanakan edaran dari Pemerintah Pusat, yang nantinya akan ditujukan kepada Bupati/Walikota se Provinsi Jambi,” kata Fachrori Umar.

Penulis: Budi Harto


0 Komentar