Pendaftaran Kartu Pra Kerja Resmi Dibuka Pemerintah

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Seorang warga melintas di depan salah satu toko di Pasar Tanah Abang yang tutup imbas COVID-19. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

-

AA

+

Pendaftaran Kartu Pra Kerja Resmi Dibuka Pemerintah

Ekonomi | Jakarta

Sabtu, 11 April 2020 22:21 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, resmi membuka pendaftaran program Kartu Pra Kerja melalui situs www.prakerja.go.id. Situs itu dapat diakses oleh peserta selama 24 jam setiap hari.

Mengapa ini penting: Program Kartu Pra Kerja bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta membantu meringankan beban biaya hidup masyarakat, terutama dalam mendorong daya beli kebutuhan sehari-hari. Adapun peserta yang boleh mendaftar adalah warga Indonesia berusia 18 tahun ke atas yang tidak sedang bersekolah atau kuliah serta belum mendapat kerja, pekerja korban PHK, dan pelaku UMKM yang usahanya tutup akibat pandemi COVID-19.

Konteks:

  • Pemerintah membuka peluang kepada 5,6 juta masyarakat yang memenuhi kriteria di atas untuk mengikuti program Kartu Pra Kerja. Nantinya, para peserta bisa mendapatkan skill baru (skilling), meningkatkan keterampilan di bidang yang ditekuni (upskilling), dan keterampilan baru (reskilling).
  • Setiap penerima Kartu Pra Kerja akan mendapatkan paket manfaat total senilai Rp3,55 juta terdiri dari bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta untuk membeli berbagai pelatihan di platform digital mitra.
  • Kemudian insentif setelah penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan dan insentif setelah mengisi tiga survei evaluasi sebesar Rp50 ribu per survei.

Cara untuk ikut program:

  • Untuk mengikuti program ini, setiap masyarakat harus memiliki akun terlebih dahulu dan cara membuatnya langsung di situs tersebut.
  • Setelah membuat akun, masyarakat bisa langsung mendaftar secara online ke www.prakerja.go.id. Dari akun tersebut nantinya pihak Project Management Office (PMO) akan memberikan penilaian terhadap biodata dan pengalaman kerja di masing-masing akun yang sudah mendaftar.
  • Jika dari hasil tes atau penilaian sudah dilakukan, nantinya akan ada notifikasi ke email yang didaftarkan pada akun mengenai keterima atau tidaknya. Namun, bagi yang tidak diterima bisa mendaftar kembali menggunakan akun yang sudah ada. Pendaftar cukup memilih batch atau tahap selanjutnya, dan tinggal menunggu notifikasi di email untuk persetujuan mendapatkan Kartu Pra Kerja.

Kapan waktunya:

  • Pendaftaran program Kartu Pra Kerja dibuka per pekan, yakni gelombang pertama dimulai hari ini hingga Kamis 16 April 2020 pada pukul 16.00 WIB dengan sebanyak 164.000 peserta yang akan direkrut.
  • Kemudian setelah pukul 16.00 WIB pada Kamis (16/4/2020), maka otomatis akan masuk untuk pendaftaran gelombang berikutnya dengan pemberitahuan peserta lolos gelombang pertama akan diumumkan pada Jumat 17 April 2020 melalui email dan SMS.

“Sampai akhir 2020 direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran dengan total anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk tahun ini adalah sebesar Rp20 triliun,” kata Airlangga dalam konferensi persnya secara daring, Sabtu (11/4/2020).

Manfaat mengikuti program: Mereka yang dinyatakan lolos program Kartu Pra Kerja akan dapat membeli dan memilih jenis pelatihan sesuai yang diinginkan melalui platform Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir, dan Sisnaker.

PHK Sudah Capai 1,2 Juta dan Pemerintah yang Gagap

Bagaimana pelaksanaannya:

  • Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, dan Dinas Koperasi UKM akan membantu memberikan pendampingan pendaftaran serta menyediakan beberapa komputer untuk masyarakat di tempat yang telah ditentukan.
  • Pelatihan yang tersedia hanya melalui online selama masa pandemi COVID-19, namun jika kondisi telah normal maka pelatihan juga akan dilakukan secara tatap muka atau offline.

0 Komentar