Peneliti Konfirmasi Virus Corona Bisa Menyebar Antarmanusia, WHO akan Rapat Darurat
Saat ini virus Corona sudah menginfeksi 62 orang di Wuhan

JAKARTA, HALUAN.CO - Fenomena virus corona misterius dari China dikonfirmasi dapat menyebar antarmanusia. Virus ini menginfeksi orang dengan rentang usia 30-79 tahun.

Saat ini virus tersebut sudah menginfeksi 62 orang di Wuhan, delapan orang dalam kondisi parah, 19 lainnya sudah pulih dan keluar dari rumah sakit, sisanya masih berada di ruang isolasi. Mengutip AFP, jumlah yang didiagnosis dengan virus baru ini sudah meningkat menjadi 218 orang.

Virus corona yang menyebar ke tiga negara Asia lainnya menimbulkan alarm tersendiri untuk negara tersebut karena memiliki kesamaan genetik dengan penyakit saluran napas akut SARS.

Perkembangan virus corona misterius ini membuat WHO menggelar rapat darurat pada pekan ini. WHO akan menggelar rapat Jenewa pada hari Rabu (22/1/2020) untuk menentukan apakah akan menyatakan wabah virus tersebut dalam status “darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional”. Ini suatu penunjukan langka yang hanya digunakan untuk epidemi paling parah.

Investigasi oleh tim Komisi Nasional Kesehatan China yang diketuai Zhong Nanshan menemukan setidaknya dua kasus penyebaran virus antarmanusia. Sebelumnya virus diduga hanya bersifat menular dari hewan ke manusia dengan sumbernya di pasar hewan Kota Wuhan.

Namun peneliti menemukan kejanggalan karena dua orang yang terinfeksi virus tinggal ratusan kilometer dari kota Wuhan. Keduanya tidak pernah ke Wuhan namun memiliki anggota keluarga yang baru saja kembali dari sana.

“Kasus terbaru menunjukkan secara pasti ada penularan dari manusia ke manusia,” kata Zhong dikutip dari CNN, Selasa (21/1/2020).

Heboh Wabah Virus Pneumonia Ini Tips untuk Mencegahnya

Zhong yang dulu juga membantu mengidentifikasi penyakit severe acute respiratory syndrome (SARS) di tahun 2003 menyebut virus baru ini tidak sekuat SARS. Hanya saja angka kasusnya masih terus akan naik dan laporan jumlah kematian saat ini tidak bisa menggambarkan kondisi sesungguhnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar seluruh negara waspada karena diprediksi akan ada peningkatan orang yang bepergian dari atau keluar China karena perayaan Imlek.


Penulis: Neni Isnaeni