Penelitian Terbaru, Minum Teh di Pagi Hari Seimbangkan Bakteri Baik di Usus

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Teh sangat bermanfaat bagi kekebalan tuhuh (Foto: Pixabay)

-

AA

+

Penelitian Terbaru, Minum Teh di Pagi Hari Seimbangkan Bakteri Baik di Usus

Health | Jakarta

Rabu, 12 Februari 2020 18:29 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO – Menimun teh di pagi hari sudah menjadi kebiasaan sebagian orang. Manfaatnya sangat beragam untuk kesehatan. Penelitian terbaru mengungkap minum beberapa cangkir teh tiap hari bisa tingkatkan daya tahan tubuh.

Sama halnya dengan kopi, teh juga mengandung kafein. Namun jika kopi berasal dari biji kopi, teh berasal dari daun teh. Cara membuatnya dengan menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang telah mengalami proses pengeringan. Teh terdiri dari berbagai macam jenis yaitu teh hitam, teh hijau, teh oolong, dan teh putih.

Manfaat teh untuk kesehatan sudah terbukti sejak dulu. Orang yang memiliki kelebihan berat badan atau senang mengonsumsi makanan tinggi lemak adalah orang yang paling diuntungkan saat meminum teh.

Karena menurut penelitian akhit tahun 2019, teh dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Sekarang penelitian mengungkapkan jika teh dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dengan menyeimbangkan bakteri yang hidup di usus.

Para peneliti menganalisis hasil dari 24 percobaan dan menemukan bahwa peminum teh memiliki tingkat bakteri baik yang lebih tinggi untuk melindungi masalah kesehatan yang terkait dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes, dan peradangan. Firmicutes memainkan peran kunci dalam mengekstraksi energi dari makanan, dan lebih cenderung menambah berat badan jika kadarnya tinggi.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal gizi dan sebagian besar manfaat tersebut terlihat pada teh hijau. Namun teh hitam yang paling umum dikonsumsi di Inggris menunjukkan manfaat yang sama.

Dr Tim Bond dari Tea Advisory Panel mengatakan, temuan ini masih terbilang baru, tetapi implikasi potensial bagi kesehatan sangat besar.

Bond juga menambahkan, sekarang ada semakin banyak bukti yang menunjukkan minum teh dapat membantu memulihkan keseimbangan bakteri usus yang sehat. Dengan hal ini bisa mendukung sistem kekebalan tubuh dan melindungi kita terhadap penyakit.

Selama ini diketahui kalau serat sangat baik bagi pencernaan, namun jika Anda sedang tidak ingin mengonsumsi serat ternyata ada cara lain yaitu dengan meminum secangkir teh juga dapat melakukannya dengan efektif.

Sebuah penelitian menemukan meminum dua cangkir kecil teh hijau per hari selama dua minggu bisa memperbaiki bakteri usus dalam jangka panjang serta menurunkan peradangan yang terjadi. Percobaan lain menemukan minum hanya di bawah tiga gelas setiap hari selama 10 hari meningkatkan kadar bifidobacterium, bakteri baik yang digunakan dalam yoghurt dan minuman probiotik.

Rasakan 16 Faedah Jika Rutin Minum Madu tiap Pagi

Zat yang disebut polifenol dalam teh tampaknya memberikan bahan bakar untuk bakteri baik yang dapat membantu mengurangi firmicutes. Dr Emma Derbyshire seorang ahli gizi kesehatan masyarakat mengatakan, orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki tingkat firmicutes yang lebih tinggi dan kami menemukan sejumlah penelitian yang mengonfirmasi teh memiliki dampak positif pada rasio ini.


Penulis: Neni Isnaeni


0 Komentar