Penembakan Massal Terjadi di Kanada, 13 Orang Tewas

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Pria bersenjata di Provinsi Nova Scotia, Kanada melakukan penembakan massal dan menewaskan 13 orang. (FOTO: Antara)

-

AA

+

Penembakan Massal Terjadi di Kanada, 13 Orang Tewas

International | Jakarta

Senin, 20 April 2020 09:24 WIB


PORTAPIQUE, HALUAN.CO - Pria bersenjata di Provinsi Nova Scotia, Kanada, mengamuk dan melakukan rentetan penembakan hingga menewaskan sedikitnya 13 orang. Penembakan yang juga menewaskan seorang perempuan polisi itu berlangsung selama amukan 12 jam, pada Minggu (19/4/2020).

Mengapa ini penting: Dilansir dari Reuters, peristiwa ini menjadi aksi pembunuhan massal tersadis dalam lebih dari 30 tahun di negara tersebut.

Apa yang terjadi:

  • Masih dilansir dari Reuters, Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengungkapkan, pelaku yakni Gabriel Wortman, muncul dengan menggunakan segaram polisi.
  • Pria berusia 51 tahun yang berprofesi sebagai dokter gigi, itu juga berupaya untuk menyamarkan mobilnya agar mirip dengan mobil polisi.

Kronologi penembakan:

  • Wortman menembaki orang-orang di sejumlah lokasi di Provinsi Atlantik dan membunuh sedikitnya 13 orang.
  • Salah satu pejabat RCMP yakni veteran Heidi Stevenson, turut menjadi korban dalam insiden tersebut.
  • Menurut polisi, tidak ada kaitan antara Wortman dengan para korbannya dan pihaknya belum tahu apa yang menjadi motivasi si pelaku.

Aksi tersadis sejak 1989:

  • Penembakan ini menjadi yang tersadis di Kanada sejak pria bersenjata membunuh 15 perempuan di Montreal pada Desember 1989. Penembakan masal jarang sekali terjadi di Kanada, yang hukuman tentang persenjataannya lebih ketat dibandingkan Amerika Serikat.
  • Nova Scotia, seperti wilayah Kanada lainnya, diperintahkan menerapkan kebijakan tetap berada di rumah akibat pandemi virus corona.
  • Polisi mendapati pembunuhan tersebut pada Sabtu (18/4/2020) malam setelah adanya laporan penembakan di sebuah rumah di kota pesisir Portapique, sekitar 130 kilometer utara ibu kota provinsi, Halifax.

"Begitu polisi tiba di TKP, anggota melacak sejumlah korban di dalam dan di luar rumah tersebut," kata Chris Leather, petugas operasi kriminal RCMP Nova Scotia.

Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Surabaya Meningkat Tajam

Polisi baku tembak dengan pelaku: Polisi terlibat baku tembak dengan Wortman. Penyelidikan kemudian menemukan bahwa pelaku juga membunuh orang di sejumlah lokasi lainnya. Beberapa bangunan di kota itu juga ikut terbakar.


0 Komentar