Penerapan PSBB Berhasil Perlambat Kasus Positif COVID-19 di Jakarta
Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo (Foto: BNPB)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyebut kasus positif corona di DKI Jakarta mengalami perlambatan pesat. Menurutnya saat ini angka kasusnya sudah datar atau flat.

Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengikut rapat dengan Presiden Joko Widodo (Foto: BNPB)

Mengapa ini penting: Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai menunjukkan hasilnya dengan melakukan pelambatan kasus positif COVID-19 secara pesat, meskipun ditemukan kasus positif.

Konteks: Upaya pemerintah melalui Kementerian Sosial yang menyetujui usulan penerapan PSBB yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ada keputusan tepat. Sebab, Jakarta merupakan daerah paling tinggi episentrumnya wabah COVID-19 hingga per 27 April 2020 tercatat ada 3.869 kasus positif.

Apa katanya: "Khusus DKI perkembangan yang terakhir kasus positif telah mengalami perlambatan sangat pesat dan saat ini sudah mengalami flat," kata Doni usai rapat terbatas seperti yang disiarkan di akun youtube Sekretariat Kabinet, Senin (27/4/2020).

PSBB berhasil: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini berharap tidak terlalu banyak lagi kasus positif corona di Jakarta sebagai episentrum wabah ini.

⦁ Perlambatan kasus corona di ibu kota disebabkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah berjalan lebih dari dua pekan sejak 10 April 2020-23 April 2020. PSBB DKI Jakarta diperpanjang kembali hingga 22 Mei 2020.

⦁ Bapak Gubernur DKI telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo tentang hasil yang dicapai selama pelaksanaan PSBB.

Penegakan hukum: Selama PSBB, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil penegakan hukum dan imbauan yang diberikan pada dunia usaha yang membandel di Jakarta selama PSBB

⦁ Ada 543 perusahaan yang melanggar. Namun hanya 76 saja yang disegel sementara karena bukan bagian dari 11 komponen atau bidang yang mendapatkan pengecualian.

⦁ Sisanya dalam bentuk peringatan dan teguran.

"Mudah-mudahan langkah tegas yang dilakukan gugus tugas Provinsi DKI dapat memberikan efek yang positif bagi semakin berkurangnya kasus positif di Jakarta," kata Doni Monardo.

Jokowi mengapresiasi: Menurut Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 ini Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi kepada seluruh provinsi dan segenap komponen masyarakat yang telah melakukan berbagai macam upaya untuk melakukan langkah pencegahan.

Termasuk pemerintah daerah yang telah menyiapkan hotel bagi dokter dan perawat sebagai garda depan penanganan COVID-19 sehingga memberikan dukungan moril bagi tenaga kesehatan tersebut.

Tambah 214, Kasus Positif di Indonesia Capai 9.096 Orang, 19 Provinsi Nihil Penambahan COVID-19

Kasus COVID-19 di DKI Jakarta: Berdasarkan data dari laman resmi pemantauan COVID-19 DKI Jakarta, hingga Senin (27/4/2020), jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) di DKI Jakarta mencapai 3.832 kasus, dan pasien sembuh mencapai 338 orang.

Sementara dalam rilis yang disampaikan Juru Bicara Penanganan COVID-19 pada Senin (27/4/2020), jumlah kasus positif di DKI Jakarta mencapai 3.869 kasus dan pasien sembuh 337 orang

⦁ Sejak PSBB DKI Jakarta periode awal PSBB diterapkan di tanggal 10-21 April memang terlihat jumlah kenaikan jumlah kasus positif.

⦁ Namun, sejak tanggal 21 April 2020 atau menjelang berakhirnya PSBB periode pertama pelambatan jumlah kenaikan kasus positif mulai terlihat.

⦁ Pada 22 April jumlah pasien positif berjumlah 3.399, naik 120 pasien dibandingkan 21 April yang berjumlah 3.832 kasus.

⦁ Dari tanggal 22 April ke 23 April jumlah pasien bertambah 107 orang menjadi 3.506 kasus positif.

⦁ Tren penurunan kasus pasien positif di DKI memang terjadi hingga tanggal 26 April 2020.

⦁ Jumlah kasus positif di tanggal 26 April hanya bertambah 65 kasus menjadi 3.746 kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

⦁ Namun, ada anomali tren penurunan itu. Peningkatan kembali terjadi dari tanggal 26 April ke tanggal 27 April. Pada 27 April, kasus pasien positif bertambah 86 kasus menjadi 3.832 kasus.


0 Komentar