Penyakit-Penyakit yang Berpotensi Timbul Selama Work from Home!

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Semenjak Diterapkannya Work From Home, Apa Saja Dampak Negatif yang Dapat Ditimbulkan? (Sumber: ID Cloud Host)

-

AA

+

Penyakit-Penyakit yang Berpotensi Timbul Selama Work from Home!

Neuron | Jakarta

Senin, 23 Maret 2020 17:01 WIB


Dengan implementasi “kerja dari rumah” atau yang lebih dikenal dengan work from home, terdapat beberapa potensi gangguan kesehatan yang dapat muncul.

1) Computer Vision Syndrome

Ini merupakan sebuah kondisi yang disebabkan oleh seringnya mata kita yang berfokus kepada komputer atau layar gadget lainnya untuk waktu yang lama dan secara terus-menerus. Hal ini menyebabkan otot bola mata kita untuk terus bekerja sehingga kelelahan terutama apabila kita kekurangan tidur. Work from home akan mengharuskan kita untuk tetap bekerja secara online sehingga kondisi ini mungkin saja dapat timbul. Gejala-gejalanya dapat berupa sakit kepala, pandangan kabur, sakit leher, kelelahan, mata kering dan pusing.

Beberapa hal dapat dilakukan untuk mencegah kondisi ini seperti menerapkan peraturan “20-20-20” di mana setiap 20 menit, Anda disarankan untuk melihat sebuah objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Hal ini akan membantu untuk mengistirahatkan mata Anda. Selain itu, tidur yang cukup, menggunakan filter lampu biru (bluelight), dan menggunakan obat tetes mata dapat membantu gejala-gejala tersebut.

2) Overweight atau Obesitas

Hal yang satu ini memang sulit untuk dicegah ketika tidak terlalu banyak yang bisa dilakukan. Selama work from home, otomatis energi yang kita gunakan akan menurun secara drastis namun asupan kalori cenderung sama atau bahkan meningkat. Ditambah lagi, waktu tidur akan bertambah atau menjadi tidak teratur sehingga mempercepat proses penambahan berat badan.

Untuk mengatasi hal ini, disarankan untuk tetap berolahraga dari rumah misalnya seperti melakukan yoga, senam atau sepeda statis. Batasi asupan kalori sehingga tidak berlebih dengan cara mengurangi minuman manis dan snacks yang berlebihan. Pola tidur juga perlu dijaga dengan baik.

3) Carpal Tunnel Syndrome

Kondisi ini ditandai dengan nyeri dan rasa baal serta terbakar di tangan. Sindroma ini disebabkan oleh “terjepitnya” sebuah syaraf yang bernama nervus medianus di pergelangan tangan kita. Penyebab dari kondisi ini dapat disebabkan oleh keturunan, kehamilan atau pengunaan tangan terus-menerus yang diperparah dengan posisi tangan dan pergelangan tangan yang tidak baik.

Menekuk pergelangan tangan atau tangan secara ekstrim baik ke atas maupun ke bawah dapat meningkatkan tekanan ke syaraf sehingga terjepit. Hal ini biasanya terjadi pada ibu-ibu yang sering mencuci baju manual atau seseorang yang sering mengetik dengan posisi tangan yang salah.

Kondisi ini dapat dicegah dengan cara mengistirahatkan tangan secara periodik apabila pekerjaan anda mengharuskan anda untuk selalu mengetik. Pastikan juga posisi kedua tangan anda tidak dalam kondisi menekuk ekstrim untuk mengalami gejala-gejala diatas.


Work from home wajib diterapkan untuk membantu menurunkan kurva penyebaran virus corona namun work from home bukanlah alasan untuk tidak menjaga kesehatan kita.

Selain melindungi diri kita dan orang lain dari virus corona, kita juga harus memastikan bahwa kesehatan kita tetap terjaga.


Penulis : Gilbert Sterling Octavius

Instagram : @NeuronChannel; @gilbertsterling

Youtube : Neuron Channel


0 Komentar