Perluas Jangkauan Penyemprotan Disinfektan, Pemprov Jabar Gunakan Drone

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Gubernur Jabar Ridwan Kamil melihat drone yang akan digunakan untuk penyemprotan cairan disinfektan. (instagram)

BANDUNG, HALUAN.CO - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperluas jangkauan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah itu. Dengan inovasi dari pemuda setempat, penyemprotan dilakukan memanfaatkan drone disinfektan. 

Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil melalui akun instagramnya, @ridwankamil, Selasa (31/3/2020). Drone tersebut berkapasitas 15 liter sekali terbang.

Dengan memanfaatkan drone tersebut, area yang terjangkau untuk penyemprotan bisa mencapai 5 hektare untuk sekali operasional. Menurut Ridwan Kamil, drone itu akan dibagikan ke 27 kabupaten/kota se Jawa Barat untuk memasifkan penyemprotan disinfektan ke kampung-kampung dan pemukiman padat.

"Terima kasih unutk KNPI Jabar dan @riofwilantara yang sudah bergerak berinovasi untuk penyemprotan dengan drone ini. Juga kepada seluruh pemuda relawan Karang Taruna Jawa Barat @karangtarunajabar.id @subchandaragana yang sudah bergerak menyemprotkan desinfektan ke kampung-kampung di Jawa Barat. Kalian adalah pemuda-pemudi hebat penuh faedah. Dengan semangat, Insya Allah, #KitaPastiMenang," kata Ridwan.

"Keren Kang Ridwan," kata seorang pengguna instagram mengomentari unggahan Ridwan Kamil.

Sebelumnya, Pemprov Jabar telah mengeluarkan kebijakan memotong gaji dan tunjangan Gubernur, Wakil Gubernur dan para ASN (Aparatur Sipil Negara) di Pemprov Jawa Barat untuk mengurangi beban masyarakat dan percepatan penanggulangan penyebaran virus covid-19. Pemotongan gaji akan dilakukan selama 4 bulan ke depan dengan adil dan proporsional.

Selain itu, kepada kelompok masyarakat lain yang memiliki keluangan harta bisa bersama-sama menyumbang untuk melawan virus corona ini serta menolong masyarakat yang tidak mampu melalui kesetiakawanan sosial. "Kita sedang menyiapkan kampanye sosial 'two in one'. Satu keluarga mampu mengurusi 2 keluarga tidak mampu selama pandemi covid-19. Insya Allah bisa," katanya.


0 Komentar