Perubahan Tren Usai COVID-19 Diyakini Akan Berdampak Positif bagi Pariwisata

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi destinasi wisata Indonesia. (FOTO: Kemenparekraf)

-

AA

+

Perubahan Tren Usai COVID-19 Diyakini Akan Berdampak Positif bagi Pariwisata

Travel | Jakarta

Sabtu, 25 April 2020 22:58 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani, meyakini, pandemi COVID-19 yang melanda hampir 200 negara, termasuk Indonesia telah membawa perubahan dunia termasuk tren di sektor pariwisata.

Untuk itu, kata Giri, pihaknya terus mempersiapkan perubahan tren baru berwisata usai pandemi COVID-19 tersebut.

Mengapa ini penting: Pariwisata adalah sektor yang paling terdampak di masa pandemi COVID-19. Sehingga, Kemenparekraf akan mempersiapkan segala hal untuk membuat tren pariwisata lebih positif setelah masa pandemi ini berakhir.

“Kami akan menyiapkan destinasi sesuai dengan kondisi new normal. Destinasi itu disiapkan dengan mengedepankan prinsip sustainable tourism, termasuk di dalamnya soal kesehatan, dan keamanan,” kata Giri dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/4/2020).

Konteks: Sektor pariwisata diyakini akan melejit kembali setelah pandemi COVID-19 yang melanda hampir 200 negara di dunia ini berakhir. Bahkan, Presiden Joko Widodo meyakini pariwisata Indonesia akan booming setelah pandemi ini berakhir yang diprediksi pada akhir 2020 nanti.

Tiga tahapan penanganan COVID-19:

• Pemerintah membagi tiga tahapan dalam penanganan COVID-19, yakni masa tanggap darurat, pemulihan, dan normalisasi. Pemerintah juga telah merealokasi anggaran dan menerapkan program khusus selama masa tanggap darurat COVID-19.

• Realokasi akan diarahkan untuk berbagai macam program yang sifatnya mendukung masa tanggap darurat untuk membantu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami meminta untuk bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadapi situasi saat ini," ungkap Giri.

Sopir Diduga Ngantuk, Ambulans Bawa Pasien Corona di Kotim Terjun ke Parit

Paling terdampak COVID-19:

• Sektor pariwisata adalah sektor paling terdampak pandemi dan memiliki imbas kepada sektor lain.

• Disebutkan bahwa ternyata ketika pariwisata berhenti, ekonomi juga terhenti.

"Semua baru sadar bahwa pariwisata adalah tulang punggung ekonomi. COVID-19 ini menarik, karena pariwisata tak akan pernah sama lagi,” kata Founder & Chairman MarkPlus, Inc, Hermawan Kartajaya.


0 Komentar