Perusahaan Rokok Ini Klaim Temukan Vaksin Covid-19 dari Tembakau

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi Covid-19. (FOTO: i-Stock)

JAKARTA, HALUAN.CO - Sebuah perusahaan rokok, British American Tobacco (BAT) mengklaim tengah mengembangkan vaksin virus corona yang dihasilkan dari tembakau. 

BAT, seperti dilansir dari The Guardian, mengungkapkan, pihaknya akan memproduksi sampai 3 juta dosis per minggu pada Juni mendatang bila proses pengujian vaksin tersebut berjalan dengan baik dan lancar.

"BAT berharap, dengan partner yang tepat dan dukungan dari pemerintah, mereka bisa memproduksi sekitar 1 juta dan 3 juta dosis vaksin per minggunya, mulai Juni depan," ungkap BAT dilansir dari The Guardian, Kamis (2/4/2020).

Saat ini, BAT sedang menjalani tes pra-klinis dan segera akan memulai uji klinis pada manusia.

Perusahaan yang berbasis di London ini mengatakan, anak perusahaan bioteknologi di Amerika, Kentucky Bioprocessing (KBP) sedang mengembangkan pengujian pra-klinis ini.

Untuk diketahui KBP merupakan perusahaan yang sebelumnya telah berkontribusi dalam pembuatan vaksin penyakit Ebola.

Pihaknya mengklaim, telah menemukan antibodi yang dapat mengatasi virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19. Antibodi itu sendiri menggunakan tanaman tembakau yang dimodifikasi secara genetik.

BAT mengaku, saat ini pihaknya sedang mengurus perizinan dengan Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat dan Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial di Inggris.

Hasil Pemodelan BIN: Puncak Corona Juli, Kasus Lebih dari 106 Ribu

Direktur penelitian BAT, David O'Reilly, menegaskan, pihaknya siap untuk bekerja sama dengan semua pihak dalam upaya memerangi Covid-19.

"Kami siap untuk bekerja dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan untuk membantu meredakan virus mematikan ini dengan teknologi yang kami miliki," tandasnya.


0 Komentar