Kajari Bantul Sembuh dari Corona: Jangan Keluar Rumah Jika Tak Perlu

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi virus coruna. (Foto: Ist)

-

AA

+

Kajari Bantul Sembuh dari Corona: Jangan Keluar Rumah Jika Tak Perlu

Health | Jakarta

Minggu, 05 April 2020 09:40 WIB


BANTUL, HALUAN.CO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantul, DIY Zuhandi, SH,MH yang sebelumnya positif terpapar virus corona atau Covid-19 dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi dan perawatan intensif selama 14 hari di RSUD Panembahan Senopati, Bantul.

Dia menceritakan pengalamannya mulai sejak dinyatakan positif terinfeksi virus dari Wuhan, China itu, selama perawatan hingga dirinya sembuh.

Dia mengaku mentalnya sempat drop setelah hasil pemeriksaan labor menyatakan dirinya positif terinfeksi virus corona.

Kemudian bisa naik lagi berkat semangat dan perawatan maksimal dari rumah sakit.

"Tidak ada tempat lain untuk mengadu. Pesan saya masyarakat patuhi pemerintah jangan keluar rumah kalau tidak ada hal yang sangat penting,” kata Zuhandi dikutip Krjogja, Sabtu (4/4/2020).

Selama masa perawatan intensif dan isolasi, dirinya mengaku menghindari stres dan rutin berdzikir adalah kunci mempercepat penyembuhannya.

"Pikiran menjadi faktor utama yang berperan untuk kesembuhan," paparnya.

Diia tidak tahu kapan dan dimana dirinya terpapar virus corona yang telah menulari 200 negara di dunia itu.

“Waktu itu saya pulang Jakarta via bandara Halim Perdanakusuma dan sempat ke Bandung dan balik ke Jakarta lagi. Saya tidak tahu terpapar Covid-19 darimana. Yang jelas Selasa saya merasa badan nyeri, Rabu panas tinggi. Saya hanya minum paracetamol dan sempat dirujuk ke dokter paru,” urainya lagi.

Kajari Bantul Positif Terinfeksi Virus Corona

Dia berpesan kepada pasien yang sedang berstatus ODP dan PDP, kunci utama jangan panik.

“Tidak perlu keluar rumah. Kita tidak tau kapan dan siapa yang terpapar. Mental harus dijaga,” jelasnya.

Secara terpisah, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul, dr Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan, pasien yang masih dirawat sebaiknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada paramedis dan pasien wajib mematuhi apa yang dianjurkan.


0 Komentar