PKB Minta Pemerintah Segera Turunkan Harga Ritel BBM

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi SPBU Pertamina. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

JAKARTA, HALUAN.CO - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta pemerintah untuk segera menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat ritel sebagai langkah penyesuaian penurunan harga yang sangat signifikan di tingkat global. 

Mengapa ini penting: Harga BBM harus segera diturunkan menyusul anjloknya harga minyak mentah dunia akibat pandemi virus corona atau COVID-19. Ditambah lagi, adanya perang dagang yang dilakukan Rusia dan Arab Saudi.

"Sekarang harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun bertengger di level 19,54 dolar AS per barel, ini sangat jauh dibanding ketika penetapan harga sebelumnya oleh pemerintah dan Pertamina di Indonesia," kata Ketua DPP PKB, Daniel Johan, dilansir dari Antara, Kamis (16/4/2020).

Konteks: Minyak mentah dunia terus melemah akibat pandemi virus corona atau COVID-19. Ditambah lagi, adanya perang dagang yang dilakukan Rusia dan Arab Saudi. Bahkan, Arab Saudi memberikan diskon besar-besaran hingga 8 dolar AS per barrel kepada Asia. Hal ini dilakukan karena pasokan dunia saat ini melimpah dan ketegangan antar Rusia dan Arab Saudi tentang kesepakatan produksi yang belum mencapai titik temu.

Manfaat penurunan harga BBM:

  • Memberi dampak ekonomi ke masyarakat terutama nelayan dan usaha ekspedisi di tengah situasi ekonomi yang sulit imbas COVID-19.
  • Bila harga BBM turun, maka bisa mengurangi beban masyarakat, PLN, industri, dan mampu meningkatkan daya beli. Selain itu, harga BBM yang murah juga akan mendorong harga kebutuhan pokok ikut turun.
Mengapa Jokowi Tak Berani Turunkan Harga BBM?

Perlu keputusan segera:

  • Pemerintah diminta untuk segera mengeluarkan keputusan terkait penyesuaian harga BBM. Pasalnya, BBM sudah menjadi kebutuhan hidup masyarakat di luar sembako, sehingga masyarakat berharap dengan harga yang murah.
  • Khusus bagi nelayan, hal ini sangat penting lantaran mereka yang harus melakukan penangkapan ikan. Dan mereka lah yang akan menyelamatkan rakyat terhadap ketersediaan pasokan pangan.
  • Selain nelayan, juga akan memberi dampak ke petani di desa-desa, serta logistik antarwilayah yang membutuhkan BBM murah untuk mengurangi beban masyarakat terhadap energi.

"Jadi harusnya segera ada penyesuaian harga dari pengambil kebijakan," tandasnya.


0 Komentar