Polisi Buru Pemilik Modal dan Lahan Peti Maut di Merangin
Kapolres Merangin,Jambi, AKBP M Lutfi (Foto: Haluanjambi.co/Budi Harto)

JAMBI, HALUAN.CO - Hingga kini pemodal kegiatan penambang emas tanpa izin (peti) di Kabupaten Merangin, Jambi yang menelan enam korban jiwa terjadi beberapa waktu lalu terus diburu.

"Sesuai instruksi Kapolda Jambi, pihak Polres Merangin saat ini masih memburu pemodal serta pemilik lahan, guna menetapkan tersangka," ujar AKBP M Lutfi, Kapolres Merangin, kepada Haluanjambi.co (Haluan Media Grup), Selasa (31/12/2019) .

Namun Kapolres tidak menyebutkan berapa orang jumlah pemilik modal peti maut yang buru, hanya saja dia mengatakan selain pemodal pihak kepolisian juga memburu pemilik lahan.

Sebelumnya, pada 21 Desember 2019 lalu masyarakat di kejutkan dengan adanya peristiwa tertimbunnya enam pekerja peti di Desa Baru, Kecamatan Batang Mansumai, Merangin Jambi.

Keenam korban tersebut tertimbun merupakan pekerja peti, satu diantarnya warga setempat Yusuf, kemudian lima diantaranya merupakan warga Pati Jawa Tengah yaitu, jegek, Dosol, Dedok, Eko dan Danang.

Menurut informasi, kelima warga pati itu didatangkan oleh pemodal masih satu daerah yakni Wawan. Hingga kini pihak Kepolisian terus memburu pemodal maut itu.

280 Sumur Minyak Ilegal di Jambi Ditutup Tim Gabungan

Penulis: Budi Harto