Politisi Demokrat Minta BIN Ikut Tangkap Harun Masiku
Gedung KPK (Foto: Tirto)

JAKARTA, HALUAN.CO - Mantan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief meminta Badan Intelijen Negara (BIN) ikut terlibat dalam pemburuan caleg anggota DPR Harun Masiku yang disebut-sebut menyuap anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

"Saatnya Badan Intelejen Negara membantu KPK dan Polri menangkap buronan Harun Masikhu," demikian cuitan Arif dalam akun Twitter yang dikutip Haluan, Jumat (7/2/2020).

"Saatnya BIN menjawab desas-desus di rakyat selama ini bahwa aparat intelejen tidak netral dan berada di belakang partai tertentu saja. Ini saatnya," tambahnya.

Sebelumnya Arif juga mengatakan, "KPK meminta bantuan Polri untuk menangkap Harun Masikhu. Kapolri sudah perintahkan seluruh polisi gerak cepat menemukan. Alangkah baiknya KPK meminta bantuan Pak Budi Gunawan agar Badan Intelejen Negara lakukan hal sama, meski Ka BIN dekat dengan PDIP, partainya Harun dan Hasto."

Sampai saat ini memang KPK kesulitan untuk menangkap Harun Masiku yang sebelumnya seorang staf ahli di DPR. Dua anak buah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sudah ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Buntut Pengakuan Imigrasi soal Harun Masiku DPR akan Panggil Yasonna Laoly

Kasus Harun Masiku juga telah memakan korban. Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Ronny F Sompie, dipecat gara-gara menyebut Harun Masiku sudah berada di Jakarta sejak 7 Januari 2020.