Polres Tanjabbar Gagalkan Penyelundupan 250 Ton Bawang Bombay dari Dabo Singkep Lingga

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro (Foto: Haluan.co/Budi Harto)

TANJABBAR, HALUAN.CO - Polres Resort Tanjungabung Barat (Tanjabbar) Jambi berhasil menggagalkan penyelundupan bawang bombay ilegal dari Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri). Sebanyak 400 karung atau 250 ton bawang bombay yang diselundupkan ke Tanjabbar dan akan dijual ke Provinsi Jambi.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro mengakui adanya penangkapan tersebut. Penangkapan dilakukan oleh anggotanya pada Jumat (20/3/2020) lalu.

"Kita amankan di Roro, saat pemeriksaan tidak memiliki dokumen kesehatan tumbuhan dan dokumen lainnya. Kita amankan pada 20 Maret 2020 lalu," ungkap Guntur, Rabu (25/3/2020).

Dia menambahkan, selain bawang bombay tersebut, petugas juga mengamankan cabai kering ilegal sebanyak 10 karung, dan bawang merah sebanyak 5 karung.

"Dari pengakuan tersangka barang ilegal itu akan di jual ke Kota Jambi. Kita amankan satu tersangka sopir berinisial N. Asal barang itu dari Dabo Singkep milik S, yang bersangkutan masih kita panggil," tegas Guntur.

Polda Riau Gagalkan Penyeludupan Anak Satwa Dilindungi Badan Dunia

Selain bawang ilegal itu, sambungnya, terdapat satu truk yang juga diamankan sebagai barang bukti yang digunakan tersangka untuk melakukan aksinya.

"Jadi, barang ilegal ini akan dibawa ke Jambi, dan ini kali kedua tersangka bawa barang pertama ke Palembang dan kedua ke Jambi," tukasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka masih ditahan di sel Polres Tanjabbar guna penyelidikan lebih lanjut.

Penulis: Budi Harto


0 Komentar