Positif Covid-19, Seorang WNI di London Meninggal Dunia

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi Covid-19. (FOTO: Shutterstock)

-

AA

+

Positif Covid-19, Seorang WNI di London Meninggal Dunia

International | Jakarta

Minggu, 29 Maret 2020 18:51 WIB


LONDON, HALUAN.CO - Seorang warga negara Indonesia (WNI) di London, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (27/3/2020). WNI yang diketahui bernama Neneng Jaya (62) itu dilaporkan meninggal karena virus corona atau Covid-19. 

Staf Pensosbud KBRI London, Hartyo Harkomoyo, dilansir dari Antara, Sabtu (28/3/2020) menyebutkan, Satgas Covid-19 London menerima kabar bahwa Neneng yang bekerja pada keluarga Nishat Hussain meninggal dunia.

Kabar itu diterima satgas dari Linda, rekan almarhumah. Menurut Linda, Neneng bekerja pada keluarga Nishat Hussain selama 15 tahun.

Satgas KBRI mendapatkan informasi bahwa pada 18 Maret 2020, Neneng dibawa ke North Middlesex Hospital. Setelah dua hari di RS, Neneng dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Hartyo mengatakan, KBRI London memperoleh informasi bahwa Linda telah meninggal pada Jumat petang (27/3/2020). KBRI pun segera menyampaikan informasi meninggalnya Neneng kepada pihak keluarga.

Selanjutnya, KBRI melakukan koordinasi dengan West Hendon Mosque Funeral Service dan East London Mosque Funeral Service untuk pemrosesan jenazah.

Rencananya, Neneng akan dimakamkan pada Rabu, 1 April 2020 setelah semua administrasi untuk pemakaman sudah selesai. Kemungkinan pemakaman dilakukan di Stanmore Cemetery atau Eternal Garden of Peace.

Misteri di Wuhan: Pasien Sembuh kembali Positif Terinfeksi Virus Corona

Hartyo sendiri mengingatkan kepada seluruh WNI di London untuk melakukan karantina mandiri. Hal itu menyusul adanya turis Indonesia yang setelah kembali dari Inggris meninggal dunia karena virus corona.

“Karantina sangat penting bagi yang baru pulang dari Inggris, dan menjadi peringatan bagi semua yang sekarang ada di Inggris yang akan pulang ke Tanah Air untuk melakukan karantina mandiri,” kata Hartyo.


0 Komentar