PPP akan Mempercepat Muktamar pada April 2020
Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V PPP di Hotel Sahid, Jakarta Pusat (Foto: Medcom.id)

JAKARTA, HALUAN.CO - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berencana mempercepat pelaksanaan muktamar dari April 2021 menjadi April 2020, bukan seperti usulan Fusi PPP, organisasi pendiri PPP yang mengusulkan pada Februari 2020. Namun, PPP masih perlu suara dari perwakilan di daerah untuk menentukan jadwal ini.

"Kita ingin mendapatkan masukan dari teman-teman DPW (dewan pimpinan wilayah) terkait dengan pelaksanaan muktamar," kata Wakil Ketua Umum PPP, Amir Uskara, dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V PPP di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).

Menurut dia, sejauh ini sudah muncul beberapa nama kandidat calon ketua umum (caketum). Namun, nama-nama ini masih sekadar rumor karena belum ada satu pun kader yang mendeklarasikan siap maju di bursa ketum untuk bertarung di muktamar.

"(Calon kuat) di antaranya (pelaksana tugas Ketum) Suharso Monoarfa, Pak Muhammad Mardiono yang kemarin dilantik jadi Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden), kemudian Amir Uskara, Muqowam (politisi senior Akhmad Muqowam) dan (Sekretaris Jenderal) Arsul Sani," terang Amir.

Amir berharap DPW-DPW satu suara menentukan satu nama sebagai suksesor kepemimpinan PPP ke depan. Dengan begitu, tidak akan ada lagi perbedaan sikap DPW yang dikhawatirkan mengganggu soliditas partai ke depan.

"Mereka tidak ingin lagi seperti periode kemarin di mana karena ada DPW yang pecah dari 34 ada 9 yang memisahkan diri dan terjadi konflik sampai sekitar 4 tahun," terang Amir.

Mukernas PPP hari ini dihadiri beberapa tokoh negara. Rapat dibuka Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD Serta mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.