Prabowo Kenang Gagasan LB Moerdani untuk SMA Taruna Nusantara
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (FOTO: Haluan.co)

MAGELANG, HALUAN.CO - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto, menghadiri Upacara Pengangkatan Sumpah dan Serah Terima Jabatan Kepala SMA Taruna Nusantara di Magelang dari Brigjen (Purnawirawan) Soebagio kepada Mayjen (Purn) Suhartono Suratman, Sabtu (14/12/2019). 

Dalam sambutannya, Prabowo kemudian mengenang kembali masa-masa awal gagasan pendirian sekolah yang banyak melahirkan perwira TNI tersebut.

Mantan Danjen Kopassus itu mengatakan, SMA Taruna Nusantara dibentuk atas prakarsa, gagasan, dan inisiatif LB Moerdani yang kala itu menjabat Menteri Pertahanan Keamanan.

"Pada awal berdirinya sekolah ini, tanahnya pun milik negara, milik Tentara Nasional Indonesia. Demikian tujuan dari pada mendirikan sekolah ini waktu itu, yang menggagas dan memprakarsai adalah Jenderal TNI LB Moerdani, Panglima Angkatan Bersenjata merangkap Menteri Pertahanan Keamanan," kata Prabowo dilansir dari Antara.

Menurut Prabowo, sengaja lembaga tersebut ditempatkan di Kementerian Pertahanan agar para siswa/siswi, para pamong, dan para guru, mengerti dan memahami pentingnya sekolah ini.

"Besarnya harapan pemimpin-pemimpin negara terhadap sekolah ini. Saya waktu itu masih muda, relatif pangkat mayor, saya ikut dalam penulisan-penulisan kertas-kertas konsep menuju kepada pembangunan sekolah ini," ujarnya.

Prabowo mengungkapkan, dirinya mengerti dan memahami tujuan para pimpinan mendirikan sekolah semacam ini. Salah satunya, kata dia, untuk menghasilkan pemimpin-pemimpin Indonesia yang andal di masa depan.

"Negara yang modern, negara yang kuat, negara yang maju, negara yang ingin merdeka, memerlukan pemimpin-pemimpin yang cerdas, andal, terampil, jujur, berani, tegar, ulet, dan kuat menghadapi kesulitan," ungkap Prabowo.

Dia menegaskan, SMA Taruna Nusantara bukan lah sekolah biasa. Untuk itu, dirinya harus hadir langsung dalam upacara sertijab tersebut.

"Saya sebagai Menteri Pertahanan merasa perlu untuk datang dan melantik sendiri kepala sekolah yang baru, mungkin ada yang merasa aneh di luar kebiasaan, seorang menteri melantik kepala SMA," tandasnya.