Presiden Lantik Lima Pimpinan KPK, Firli Bahuri Resmi Jadi Ketua KPK
Pelantikan Pimpinan KPK Periode 2019-2024 di Istana Negara, Jumat (20/12/2019) (Foto: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023. Mereka membacakan sumpah jabatan di hadapan Presiden Jokowi. Kelimanya secara definitif menjabat sebagai pimpinan KPK, dimana Komjen Pol Firly Bahuri sebagai Ketua KPK dan empat lainnya sebagai Wakil Ketua KPK.

Pengucapan sumpah jabatan dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019). Mereka mengucapkan sumpah jabatan setelah Dewan Pengawas KPK.

"Saya bersumpah/berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa saya untuk melaksanakan tugas ini, langsung atau tidak langsung, dengan menggunakan nama atau cara apapun juga, tidak memberikan atau menjanjikan sesuatu apapun kepada siapapun juga," begitu bunyi kutipan sumpah jabatan yang diucapkan secara serentak oleh kelima pimpinan KPK.

"Saya bersumpah/berjanji bahwa saya senantiasa akan menjalankan tugas dan wewenang saya ini dengan sungguh-sungguh, seksama, obyektif, jujur, berani, adil, tidak membeda-bedakan jabatan, suku, agama, ras, gender, dan golongan tertentu dan akan melaksanakan kewajiban saya dengan sebaik-baiknya, serta bertanggung jawab sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, bangsa, dan negara," imbuhnya.

Kelima orang itu adalah Firli Bahuri (Ketua), Alexander Mawarta, Lili Pintaulu Siregar, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango. Mereka menggantikan Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua Saut Sitomorang, Laode M Syarief, Basaria Panjaitan dan Alexander Marwata.

Mereka kemudian menandatangani berita acara pembacaan sumpah jabatan. Setelah itu, para pimpinan KPK yang mengucapkan sumpah menandatangani berita acara. Penandatanganan dilakukan di depan Jokowi.

Setelah itu secara berurutan para pejabat yang hadir mengucapkan selamat, dimulai dari Presiden Jokowi.

Selain pimpinan KPK, pengucapan sumpah juga dilakukan oleh Dewan Pengawas KPK. Berikut kelima Dewan Pengawas KPK, yakni Tumpak Hatorangan Panggabean (mantan pimpinan KPK), Harjono (Ketua DKPP), Albertina Ho (Hakim), Artidjo Alkostar (mantan Hakim Agung) dan Syamsudin Haris (peneliti LIPI)