Pria Beranak Dua Ini Cari "Mangsa" di FB dan Disetubuhi Hingga Hamil
Ilustrasi

MOJOKERTO, HALUAN.CO - Pria beranak dua ini mencari "mangsa" melalui media Facebook dan yang dimangsanya itu malah anak di bawah umur yang kini dalam kondisi hamil setelah disetubuhi 10 kali.

Kini Joko Purwanto, pelaku persetubuhan anak di bawah umur dengan korban RLS (15), warga Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur sudah diamankan Polresta Mojokerto.

Dalam perkenalan dengan korban di FB, pelaku mengaku masih bujangan.

"Saya berkenalan dengan korban di FB pada awal tahun 2018 lalu. Saya ngakunya masih bujang, dia suka saya.

"Saya sudah punya FB sebelumnya tapi tidak aktif terus kemarin saya aktifkan dan kenalan dengan dia (korban),” ungkap pelaku, di Mapolresta Mojokerto, Jumat (6/12/2019), seperti dikutip Beritajatim.


Dari perkenalan melalui FB tersebut, mereka kemudian melakukan pertemuan atau kopi darat dan berlanjut dengan berhubungan badan.

Menurut pengakuan pelaku, dia tidak mengiming-imingi korban untuk melakukan hubungan badan dengan. Kata dia, korban suka dengannya.

“Dia tidak tahu kalau saya sudah punya anak, saya punya istri dan dua anak. Setelah kenalan, tidak lama saya ajak ke hotel dan dia mau. Kurang lebih 10 kali. Tidak ada iming-iming,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka mengatakan, kasus tersebut terungkap berdasarkan penyidikan dan keterangan saksi yang mengetahui saat pelaku menjemput korban di sekitar rumah korban. Kemudian dikembangkan dan diminta keterangan korban.

Masih kata Kasat, awalnya korban malu menceritakan kejadian yang menimpanya hingga ia hamil tujuh bulan. Namun setelah korban memberikan keterangan dan anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mojokerto berhasil mengamankan pelaku.

“Dari keterangan tersebut akhirnya kita menemukan identitas pelaku dan dilakukan upaya paksa penangkapan. Korban masih dibawah umur, awalnya korban kenalan dengan pelaku lewat FB dan korban tidak mengakui sebenarnya tentang identitas pelaku,” jelasnya.

Kasat menambahkan, pelaku mencari kenalan korbannya melalui FB yang dianggap layak dijadikan korbannya. Terkait korban lain, Kasat menegaskan, jika pihaknya masih melakukan pendalaman dan tidak menutup kemungkinan ditemukan korban lain dari pelaku.

“Belum dapat data jika ada korban lain. Masih didalami tapi tidak menutup ada korban lain. Pelaku kita jerat dengan Pasal 81 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 287 ayat (1) KUHP dengan ancaman 15 tahun,” pungkasnya.

Pelaku diamankan pada, Sabtu (5/12/2019) sekira pukul 18.00 WIB dengan barang bukti satu bendel Visum Et Repertum, dua lembar nota salah satu hotel di By Pass Kota Mojokerto, satu unit sepeda motor Honda Vario nopol S 3544 SI warna merah dan satu unit handphone (HP) merk Oppo tipe A5S warna hitam.