PSBB Diterapkan di Jakarta, Kebutuhan Masyarakat Kecil Harus Dipenuhi
PSBB mulai diterapkan di Jakarta, tanggal 7 April 2020. (Foto: Ist)

JAKARTA, HALUAN.CO - Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi langkah pemerintah yang menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Mengapa ini penting: Penerapan ini diharapkan dapat mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

Konteks:

• UU nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan kesehatan.

• PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar.

• Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/239/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Provinsi DKI Jakarta

Apa katanya: "Agar PSBB di wilayah DKI Jakarta ini bisa berjalan efektif, maka segala hal yang berkaitan dengan ini harus dipersiapkan secara baik," kata Saleh.

Apa sarannya:

• Pemerintah harus benar-benar menegakkan aturan secara tegas dan konsisten.

• Masyarakat tidak boleh lagi berkumpul dan berkerumun di suatu tempat tertentu.

• Jika memungkinkan, seluruh masyarakat diminta berdiam diri dalam rumah. Kecuali ada urusan yang sangat penting dan mendesak.

Bagaimana dengan sanksi:

• Aparat keamanan harus bisa memberikan sanksi bagi yang melanggar.

• Sanksi yang diterapkan harus bisa membawa efek jera dan meningkatkan ketaatan masyarakat.

• Harus dipastikan pula bahwa penegakan sanksi tersebut dengan pendekatan humanistik, bukan represif.

Perlu dibatasi orang masuk Jakarta:

• Semua pintu masuk dan keluar DKI harus dijaga.

• Mobilitas orang harus betul-betul dibatasi.

• Kalau ada yang keluar masuk harus dipastikan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan warga DKI, sepert pangan, energi, komunikasi, dan bahan-bahan pokok lainnya.

Bagaimana dengan Masyarakat kecil:

• Pemerintah harus memastikan bahwa masyarakat kecil yang terkena dampak PSBB ini diberi bantuan sosial secukupnya.

• Ini konsekuensi dari kebijakan mengurangi aktivitas mereka mencari nafkah.

• Mereka harus dibantu sehingga mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan hidupnya seperti biasa.

Menkes Terawan Tetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jakarta

“Segmen masyarakat seperti ini banyak. Mereka yang bekerja harian, buruh lepas, pengemudi ojol, dan buruh yang terkena PHK. Kita tidak boleh mengabaikan dan melupakan mereka. Semuanya harus dibantu dan diberikan haknya oleh pemerintah," kata Saleh dalam keterangan, Selasa (7/4/2020).


0 Komentar