Puskesmas Sediakan Klinik Berhenti Merokok dengan Pelayanan Terapi SEFT
Ilustrasi berhenti merokok.

SURABAYA, HALUAN.CO - Puskesmas se-Surabaya memberikan fasilitas bagi perokok yang ingin menyetop kebiasaan merokok. Metode yang disediakan yakni dengan cara terapi Spiritual Emotional Freedom Technique atau SEFT.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, puskesmas memiliki klinik khusus untuk layanan tersebut. Pasien akan mendapatkan terapi dari seorang psikolog.

"Dengan terapi SEFT agar berhenti merokok, ada titik-titik dari bagian tubuh yang dipijit," kata dia seperti dilansir Antara, Kamis (5/12/2019).

Menurut dia, cukup banyak warga yang sudah memanfaatkan terapi tersebut. Ada sejumlah perokok aktif yang akhirnya dapat berhenti total dari kebiasaan buruk itu lewat terapi SEFT.

Klinik berhenti merokok menindaklanjuti Perda No. 5 Tahun 2008 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Merokok (KTM) yang telah direvisi menjadi Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Perda tersebut, lanjut dia, untuk melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya merokok. Selain peraturan, Dinas Kesehatan juga menyediakan solusi konkret dengan membuka klinik berhenti merokok.

"Untuk berhenti merokok itu butuh kemauan yang kuat. Karena berkaitan dengan psikologis, kalau tidak berhasil itu berarti kemauannya masih setengah-setengah," ujarnya.

Menurut Febria, biasanya dorongan ingin merokok adalah karena ingin menghilangkan stres. Namun, dampak negatifnya bisa menderita berbagai penyakit, seperti paru-paru dan kemudian stroke.