Raja Yordania Warning Dunia Terkait Kebangkitan ISIS, Berikut Negara Sasarannya
Raja Yordania Abdullah. (Foto: AFP)

YORDANIA, HALUAN.CO — Raja Yordania, Abdu'llah II bin al-Hussein mengungkapkan bahwa militan ISIS yang terusir dari Suriah, tercerai-berai, kini sudah terbentuk kembali dan bangkit di Timur Tengah.

Menurut Raja Abdullah, kebangkitan ISIS itu tidak hanya di Suriah selatan, tetapi juga di Suriah timur dan Irak Barat

"Ini yang menimbulkan kekhawatiran kita, mereka (ISIS) telah terbentuk kembali dan bangkit,” kata Raja Abdullah saat diwawancara televisi France 24 jelang pertemuan di Brussels, Strasbourg dan Paris.

Eropa Minta Amerika-Iran Menahan Diri

Raja Abdullah mengatakan, saat ini setelah pertempuran di Suriah, mereka banyak yang lari ke Libya.

"Dari perspektif Eropa, Libya lebih dekat ke Eropa. Ini yang akan menjadi pembahasan penting beberapa hari ke depan, untuk keamanan kawasan itu," kata sang raja dilansir dari AFP, Senin (14/1/2020).

Raja Abdullah menjelaskan, akibat petempur, ribuan militansinya telah meninggalkan Idlib, Suriah, melalui perbatasan utara dan berakhir di Libya.

"Ini tidak hanya menimbulkan masalah kita di wilayah ini, tetapi juga teman-teman Eropa. Ini harus segera diatasi di tahun 2020 ini,” tuturnya.

Terkait ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, Raja Abdullah berharap kondisi itu akan segera membaik.

Sebab, apapun yang terjadi di Iran bakal mempengaruhi Baghdad, Amman, Beirut, juga proses Israel-Palestina.