Rajin Konsumsi Tomat, Memiliki Dampak Positif tak Terduga Bagi Kesehatan
Buah Tomat kaya akan manfaat (Foto: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Berbagai masalah kesehatan mungkin sudah Anda rasakan sejak menginjak usia 30-an. Mulai dari berkurangnya elastisitas kulit, hingga kepadatan tulang yang menurun. Tentu saja kesehatan harus Anda utamakan dengan menerapkan gaya hidup, berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan.

Rajin mengonsumsi buah tomat ternyata memiliki dampak positif untuk kesehatan. Tomat kaya akan manfaat, maka dari itu baiknya Anda mengkonsumsinya.

Anda bisa memilih tomat segar dengan tampilan buah yang montok, kulit halus, dan warnanya berkilau. Cari buah yang warnanya merah, oranye, atau hijau.

Selain buah segar, Anda juga dapat membeli tomat kalengan, pasta tomat, saus, atau atau bahkan yang sudah dikeringkan. Perhatikan produk olahan ini umumnya mengandung natrium lebih banyak guna mengawetkan buah itu sendiri. Lantas apa saja manfaat dari buah tomat?

Kesehatan mata

Keberadaan beta karoten dalam tomat, selain memberi manfaat bagi kesehatan jantung ternyata juga mampu menjaga kesehatan mata Anda. Hal ini dikarenakan saat dicerna, beta karoten akan berubah menjadi vitamin A. Terlebih buah ini juga mengandung vitamin A menjadikan buah berwarna merah ini semakin kaya akan vitamin A.

Manfaat buah ini juga didukung oleh suatu penelitian yang dilakukan oleh Linus Pauling Institute yang mengungkapkan bahwa makanan kaya vitamin A mampu meningkatkan produktivitas retina terutama dalam pencahayaan yang kurang dan dalam menginterpretasikan warna serta meningkatkan perkembangan mata.

Memberi Nutrisi pada Kulit

Kandungan lycopene dan vitamin C pada buah tomat akan memberikan nutrisi yang baik untuk kulit. Anda dapat mengonsumsi buah tomat secara rutin setiap hari dan malah bisa Anda gunakan sebagai masker wajah. Dengan begini, Anda bisa mendapatkan manfaat buah tomat baik dari dalam maupun luar, untuk mencegah tanda-tanda penuaan.

Mencegah Ancaman Kanker

Berdasarkan penelitian dari American Institute for Cancer Research, buah tomat dapat menangkal risiko kanker karena memiliki kandungan lycopene. Menurut studi tersebut, kandungan lycopene justru semakin tinggi saat tomat dimasak. Saatnya memasukkan sup tomat sebagai salah satu menu keluarga.

Menjaga Tulang

Tomat memiliki kandungan vitamin K dan kalsium yang dapat memberikan nutrisi pada tulang. Kedua kandungan tersebut mampu menjaga kepadatan tulang sekaligus memperbaiki sel-sel pada tulang. Jadi, tulang akan senantiasa kuat di usia 30-an, bahkan di atas usia 30.

Mengurangi Risiko Kesehatan Akibat Rokok

Buah yang satu ini bisa meminimalisir risiko kesehatan akibat kebiasaan merokok. Kandungan coumaric acid dan chlorogenic acid pada tomat dapat melindungi tubuh dari karsinogen yang terdapat pada rokok. Tentu saja lebih baik lagi jika Anda berhenti merokok untuk menghindari penuaan kulit.

Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Ginjal

Vitamin B dan potasium pada tomat dapat menurunkan angka kolesterol dan tekanan darah. Karenanya, mengonsumsi tomat sangat dianjurkan untuk mencegah terjadinya serangan jantung hingga stroke yang disebabkan oleh tingginya kolesterol dan tekanan darah. Pilih tomat ceri untuk memudahkan Anda dalam mendapatkan manfaat di atas karena ukurannya yang kecil dan pas sebagai camilan sehari-hari.

Bantu atasi sembelit

Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air dan serat, seperti tomat, dapat membantu melembabkan dan mendukung pergerakkan usus yang normal. Buah ini juga sering digunakan sebagai buah pencahar.

Baik dimakan saat hamil

Asupan folat yang cukup sangat penting dipenuhi sebelum dan selama masa kehamilan. Fungsi folat sendiri gunanya untuk pertumbuhan sel dan DNA bayi di dalam kandungan. Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat. Ini tersedia dalam suplemen namun bisa didapat secara alami juga dari manfaat buah tomat.

Meningkatkan kesuburan pria

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Klinik Cleveland di Ohio menyebutkan bahwa kandungan di dalam tomat dapat memengaruhi kesuburan pria. Mempengaruhi bagaimana?

Begini, likopen adalah kandungan dalam buah bernama latin Solanum lycopersicum dianggap dapat meningkatkan kesuburan pria. Likopen juga sebagai salah satu zat pembentuk karotenoid, yang ini merupakan zat antioksidan yang memberi warna cerah pada tomat.

Antioksidan dalam buah tomat ini dapat menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh akibat konsumsi makanan tidak sehat. Perlahan, apabila tubuh sering makan makanan tidak sehat, lemak dan kalori jadi menumpuk. Di mana ini dapat menurunkan kualitas sperma.

Dalam penelitian tersebut, diketahui bahwa likopen dalam buah ini dapat meningkatkan jumlah meningkatkan jumlah sperma hingga 70 persen. Ketika likopen masuk ke dalam tubuh, tubuh akan menyerap 20-30 persen dari total likopen yang masuk.

Likopen tersebut akan disebar ke beberapa bagian tubuh. Salah satu bagian yang paling banyak mendapat likopen adalah testis, tempat di mana sperma diproduksi. Mau coba? (dari berbagai sumber)