Rapat Paripurna 'Dihujani Interupsi' Usulan Potong Gaji Anggota DPR untuk Bantu Penanganan Covid-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ketua DPR Puan Maharani memimpin Rapat pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2019-2020 (Foto: Pemberitaan DPR)

-

AA

+

Rapat Paripurna 'Dihujani Interupsi' Usulan Potong Gaji Anggota DPR untuk Bantu Penanganan Covid-19

Nasional | Jakarta

Senin, 30 Maret 2020 17:56 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Ketua DPR Puan Maharani, Senin (30/3/2020) siang, membuka Rapat Paripurna masa persidangan III Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam tersebut, Puan didampingi Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin, Rachmat Gobel dan Muhaimin Iskandar saat memimpin Rapat Paripurna tersebut. 

Rapat Paripurna dihadiri 45 Anggota DPR secara fisik dan 297 Anggota secara virtual, karena adanya protokol darurat pencegahan Covid-19 dan imbauan physical distancing.

Rapat Paripurna diwarnai interupsi dari sejumlah anggota dewan berkaitan dengan permintaan agar pimpinan DPR mengeluarkan kebijakan memotong setengah gaji anggota untuk membantu penanganan wabah virus Corona (Covid-19)

Langkah tersebut perlu diambil DPR sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat mengingat jumlah kasus positif Covid-19 semakin meningkat, hingga saat ini telah menembus 1.414 orang positif Corona, 75 sembuh dan 122 orang meninggal dunia

Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, seluruh anggota DPR harus bersama-sama dalam membantu penanganan wabah Covid-19 dengan memotong setengah gajinya.

"Saya ingin mengetuk hati rekan-rekan semua, bagaimana kita bersama-sama disaat sulit ini untuk memberikan gaji kita, paling tidak setengahnya untuk membantu saudara-saudara kita," kata Nurul.

Nurul berharap Anggota DPR memiliki sikap solidaritas dan kepedulian terhadap bencana pandemi Corona yang tidak diprediksi kapan bakal berakhir.

"Saya berharap kita mempunyai solidaritas nasional, sosial untuk menghadapi masalah-masalah sulit ini yang kita tidak bisa prediksi sampai kapan ini akan berakhir," katanya.

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapinya dengan mengatakan, usulan tersebut akan dilanjutkan persetujuannya kepada fraksi-fraksi di DPR.

"Usulan dari Nurul akan ditindaklanjuti oleh fraksi masing-masing," kata Puan.

DPR Dukung Penuh Berbagai Upaya yang Dilakukan Pemerintah dalam Menangani Wabah Corona

Senada dengan Nurul, Anggota DPR dari Fraksi Partai Nasdem Saan Mustopa meminta pimpinan DPR menginisiasi pemotongan gaji seluruh anggota DPR per bulan April untuk penanganan virus corona.

Saan juga mengingatkan, pentingnya realokasi anggaran pemerintah untuk wabah tersebut.

"Pemerintah itu harus merealokasikan anggaran yang dianggap tidak terlalu penting, khusus untuk menangani terkait Covid-19," ujar Saan

Ia pun mengusulkan kepada Pimpinan DPR RI untuk diteruskan kepada setiap fraksi agar mengambil kebijakan pemotongan gaji Anggota Dewan terhitung April 2020.

"Ini penting sebagai bentuk semangat gotong-royong dan kepedulian kita terhadap wabah yang sedang kita hadapi. Kami usul nanti Pimpinan DPR inisiasi pemotongan gaji Anggota DPR per bulan april ini," ungkap politisi Fraksi Partai NasDem ini saat menyampaikan interupsinya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Cucun menegaskan, Anggota Fraksi PKB DPR bersedia untuk memberikan sebagian gaji agar dialokasikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan memberikan dukungan legitimasi kepada Pemerintah terkait penanggulangan wabah Covid-19.

"Di situasi yang sulit seperti ini, tentu semua Fraksi akan memberikan dukungan, bahwa kita sepakat memberikan sebagian gaji untuk dialokasikan kepada masyarakat yang terdampak Covid–19, bagaimana DPR juga bisa melakukan social safety baik untuk konstituennya sendiri maupun masyarakat luas. Fraksi PKB juga mendukung langkah-langkah pemerintah. Regulasi apa yang dibutuhkan kita dukung," kata Cucun.


0 Komentar