Ratu Meta Menyesal Sering Sulam Alis Sembarangan
Ratu Meta. (Foto: Kapanlagi.com)

JAKARTA, HALUAN.CO - Pedangdut Ratu Meta mengakui menjalani berbagai perawatan untuk menunjang penampilannya. Salah satu treatment kecantikan yang sering ia lakukan ialah sulam alis.

Namun siapa sangka, sulam alis yang dilakukan Meta malah membuatnya sangat menyesal. Ia mengaku sering melakukan sulam alis secara sembarangan sehingga meninggalkan bekas sulaman alis yang sulit dihilangkan.

Pelantun Sakitnya Luar Dalam itu mengaku jika dirinya sudah kena batu lantaran menjalani sulam alis tanpa berhati-hati. Pasalnya, selama ini ia hanya tergiur dengan gambar yang ditawarkan tanpa mencari tahu tentang bahan baku yang digunakan.

Sampai akhirnya, saat ia ingin memperbarui bentuk alisnya, ia justru merasakan kekecewaan lantaran yang lama harus dihapus terlebih dahulu jika tidak ingin terlihat jeplak. Hal itu, ternyata membutuhkan waktu yang sangat lama.

"Tadi agak sedikit kaget, padahal sudah dengan pedenya saya pikir sudah langsung disulam. Tapi harus dihilangin tato sulam sebelumnya yang kata Koh Ali masih jeplak tintanya," kata Ratu Meta Kamis 12 Desember 2019.

"Menyesal sih karena kan pengerjaannya jadi lama, harus dihapus dulu untuk dapat alis yang baru. Itu pun harus berkali-kali dihapus sampai pudar, baru disulam. Jadi harus bersabar," lanjutnya.

Meta pun mendapatkan saran dari seorang ahli sulam alis bernama Koh Ali.

"Tidak usah khawatir, hanya perlu bersabar saja. Karena di sini alatnya sudah canggih, tidak menghilangkan bulu alis, dan tidak membuat luka di kulit, keloid. Jadi nanti kalau sudah nggak ada tinta lagi yang dulu, baru dipola lagi, disesuaikan dengan bentuk wajah dengan teknik shadow diamond," kata Koh Ali.

Koh Ali pun mengingatkan agar Ratu Meta tak lagi sembarangan dalam melakukan perawatan. Ia juga menyarankan agar sebelum sulam Alis, Meta terlebih dulu mengetahui bahan baku tinta yang digunakan.

"Kalau mau sulam alis jangan tergiur dulu dengan gambar, cari tahu dulu bahan baku tintanya. kalau di sini terjamin, tintanya herbal, jadi nggak nempel," demikian Koh Ali.

Penulis: Rina Atmasari