RUPST Setujui Perubahan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi CIMB Niaga

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi Kantor Cabang PT Bank CIMB Niaga Tbk (Foto: CIMB Niaga)

-

AA

+

RUPST Setujui Perubahan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi CIMB Niaga

Bisnis | Jakarta

Jumat, 10 April 2020 10:11 WIB


JAKARTA,HALUAN - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga; IDX: BNGA) yang berlangsung Kamis (9/4/2020) menyetujui perubahan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi CIMB Niaga. Para pemegang saham menerima dengan baik pengunduran diri mereka

Mengapa hal ini penting: Tengku Dato’ Sri Zafrul Tengku Abdul Aziz mundur dari jabatannya selaku Presiden Komisaris efektif sejak 9 Maret 2019. Sedangkan Glenn M.S. Yusuf dan Rahardja Alimhamzah dari jabatannya masing-masing selaku Wakil Presiden Komisaris dan Direktur efektif sejak 1 September 2019 dan 9 April 2020. Atas pengunduran ini, RUPS menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi CIMB Niaga.

Konteks: PT Bank CIMB Niaga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), selain membahas pengunduran jajaran komisaris dan direksi, RUPST juga Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Konsolidasian CIMB Niaga tahun buku 2019, serta menerima baik laporan pengurusan Direksi dan tugas pengawasan Dewan Komisaris termasuk Dewan Pengawas Syariah CIMB Niaga tahun buku 2019.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, CIMB Niaga melewati tahun 2019 dengan kinerja positif, sehingga dapat terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.

“Strategi kami untuk fokuspada bisnis Consumer dan UKM, meningkatkan CASA, berinovasi pada layanan digital, dan memperkuat proposisi bisnis Syariah terus menunjukkan hasil yang menggembirakan, sehingga mampu mempertahankan posisi sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dengan aset Rp274,5 triliun,” kata Tigor di Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Penggunaan laba bersih:

  • Para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih CIMB Niaga untuk dibagikan sebagai dividen tunai setinggi-tingginya 40% atau sebesar Rp1,39 triliun dari laba bersih CIMB Niaga tahun buku 2019 yaitu Rp3,48 triliun.
  • Dividen tunai tersebut akan dibayarkan selambatnya 30 hari setelah keputusan RUPST.Adapun sisa laba bersih tahun buku 2019 setelah dikurangi pembagian dividen tunai, dibukukan sebagai laba yang ditahan untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan

Dewan komisaris dan direksi baru:

  • RUPST juga menyetujui pengangkatan Didi Syafruddin Yahya sebagai Presiden Komisaris,Glenn M.S. Yusuf sebagaiWakil Presiden Komisaris (Independen), dan Tjioe Mei Tjuen sebagai Direktur. Adapun masa jabatan efektif ketiganya terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPST dan setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan/atau terpenuhinyapersyaratan yang ditetapkan dalam surat persetujuan OJK tersebut.
  • Para pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat kembali Jeffrey Kairupan sebagai Komisaris Independen, Vera Handajani, Lani Darmawan, dan Pandji P. Djajanegara, masing-masing sebagai Direktur, serta Fransiska Oei sebagai Direktur merangkap Direktur Kepatuhan. Terkait masa jabatan, semuanya efektif sejak penutupan RUPST tersebut.
CIMB Niaga Permudah Transaksi Perbankan Nasabah Korporasi Melalui [email protected]

Susunan Pengurus CIMB Niaga:

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris : Didi Syafruddin Yahya*
  • Wakil Presiden Komisaris : Glenn M.S. Yusuf*
  • Komisaris : David Richard Thomas
  • Komisaris Independen : Jeffrey Kairupan
  • Komisaris Independen : Sri Widowati

Direksi

  • Presiden Direktur : Tigor M. Siahaan
  • Direktur : Lee Kai Kwong
  • Direktur : John Simon
  • Direktur : Vera Handajani
  • Direktur : Lani Darmawan
  • Direktur : Pandji P. Djajanegara
  • Direktur Kepatuhan : Fransiska Oei
  • Direktur : Tjioe Mei Tjuen*

*) Efektif setelah mendapat persetujuan OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam persetujuan OJK dimaksud.

"Kami berharap, para pengurus baru dapat membawa CIMB Niaga mencapai pertumbuhan yang lebih baik lagi," ungkap Tigor.

Penunjukan akuntan publik: RUPST menyetujui penunjukan Irhoan Tanudiredja dan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota PricewaterhouseCoopers Global di Indonesia) masing-masing sebagai Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di OJK untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2020.

Perubahan angaran dasar: Para pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar (AD) CIMB Niaga dan Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) yang telah disusun dan disampaikan kepada OJK sesuai Pasal 31 POJK No.14/POJK.03/2017 tentang Rencana Aksi bagi Bank Sistemik.

Realisasi penggunaan dana: Sebagai bentuk transparansi dalam RUPST tersebut dilaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum yang dilakukan pada 2019. Seluruh dana tersebut telah digunakan sesuai dengan rencana yang tertuang dalam prospektus masing-masing.

  • Hal lain yang dilaporkan adalah Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) CIMB Niaga tahun 2019 dan 2020 yang telah disampaikan kepada OJK sesuai POJK No. 51/POJK.03/2017.
  • RUPST menerima laporan berakhirnya masa tugas dan pengangkatan kembali anggota Komite Audit CIMB Niaga.

Terapkan protokol COVID-19: Sesuai imbauan pemerintah, regulator, dan World Health Organization (WHO),RUPST kali ini dilakukan dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19).

  • Hal itu antara lain dengan melaksanakan RUPST dari tiga ruang rapat terpisah, yaitu lantai 15, lantai 14, dan lantai M Graha CIMB Niaga yang terhubung/berinteraksi melalui layar video.
  • CIMB Niaga juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan hand sanitizer, dan membagikan masker. Selain itu, dipastikan juga physical distancing pada garis antrian dan ruang rapat.
  • Sebagai salah satu implementasi tata kelola perusahaan yang baik, pada RUPST kali ini CIMB Niaga kembali menerapkan sistem pemungutan suara secara elektronik (e-voting) menggunakan smartphone,mobile device, danmonitor layar sentuh.

“Kami menganjurkan kepada para pemegang saham atau kuasanya untuk melakukan pemungutan suara melalui smartphone atau mobile device milik pribadi untuk menghambat penyebaran COVID-19,” tutup Tigor M. Siahaan Presiden Direktur CIMB Niaga dalam rilisnya, Kamis (9/4/2020).


0 Komentar