Saat Yusuf Mansur Diamuk Warganet Gegara Unggahan soal Uighur

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ustaz Yusuf Mansur. (FOTO: Trubunnews.com)

JAKARTA, HALUAN.CO - Yusuf Mansur menjadi sasaran amukan warganet usai mengunggah pernyataannya di media sosial Instagram soal kondisi warga Muslim Uighur di Xinjiang, China.

Yusuf dalam unggahannya itu juga sempat mengajak masyarakat Indonesia untuk mengunjungi provinsi tersebut agar bisa melihat langsung kondisi etnis Uighur.

"Yuk? Jalan2 ke Uighur? Sambil liat bgm muslim Xinjiang menyebar ke seluruh negeri China. Bahkan ada yang buka restoran muslim di Pantai Indah Kapuk. Asli Chefnya dari sana. Dari Xinjiang. Di mana Uighur menjadi slh 1 dari 10 suku di sana. Xinjiang jg saya cari2 di Youtube, uindaaaaahhh banget negerinya. Kotanya. Very ethnic. Oriental banget," tulis Yusuf Mansur melalui akun Instagramnya @yusufmansurnew.

Beragam tanggapan negatif langsung muncul dari warganet usai Yusuf Mansur mengunggah pernyataan tersebut.

Sejumlah warganet menuding Yusuf Mansur asal bicara soal kondisi etnis Uighur. Apalagi, Yusuf juga belum pernah mendatangi langsung provinsi di China tersebut.

"berani nya mengambil sikap padahal belum pernah kesana... seolah olah pernah kesana ... ente pertanggung jawabkan perbuatan ente dihadapan Allah kelak," tulis akun Twitter @Zakizaq1 pada Jumat (20/12/2019).

"Pak @Yusuf_Mansur Koq pernyataan anda seperti itu ya? Di saat saudara2 kita sesama muslim anda malah??? Ah sudahlah karena cukup menjadi manusia utk membela mereka yg tertindas," tulis netizen lain dengan akun Twitter @SSheeva87.

Data Yusuf Mansur Dianggap Ngawur

Founder AMI Foundation, Azzam M Izzulhaq, menyoroti unggahan Yusuf Mansur soal Uighur. Ia menilai, data yang disampaikan penceramah itu tidak tepat dan terkesan ngawur.

Azzam mengoreksi pernyataan Yusuf Mansur soal adanya pesantren milik sahabatnya, Dr Abu Bakar di Xinjiang dengan 1200 santri. Dia juga mengkritik Yusuf Mansur yang dianggap tidak bisa membedakan antara etnis dan wilayah.

"Saya memang tidak terlalu dekat dengan DR. Abu Bakar, tapi dengan pengusaha-pengusaha Muslim yang mendanai pembangunan Ya Xing-nya. Nanti Bang @Yusuf_Mansur saya kenalkan. Oh ya, Uyghur itu etnis, Xinjiang itu wilayah. Jadi yang benar adalah jalan ke Xinjiang, bukan jalan ke Uyghur,” tulis @AzzamIzzulhaq.

“Lanjut ya Bang @Yusuf_Mansur. ‘Pesantren’ Ya Xing juga BUKAN di Xinjiang, tapi di Provinsi Gansu. 2.100km jauhnya dari Xinjiang. Sama seperti Jakarta-Medan. Ya Xing dalam bahasa Mandarin artinya peacefull. Jauh kali kalau dicocoklogi sama Yasin,” tulis Azzam lagi.

Ia juga mengoreksi Yusuf Mansur yang menyebut Abu Bakar dari suku Uighur. Padahal, menurut Azzam, Abu Bakar berasal dari Hui.

“Begini Bang @Yusuf_Mansur. Chef di restoran Chinese Muslim di PIK itu dari Lanzhou. BUKAN dari Xinjiang. Kapan waktu nanti saya kenalkan. Syaikh DR. Abu Bakar adalah Hui, bukan #Uyghur. Beliau tinggal di Lin Xia. S2 di Pakistan, S3 di Amerika Serikat," ungkapnya.

Azzam juga membantah pernyataan Yusuf Mansur soal santri di pesantren Abu Bakar mencapai 1200-an orang.

"Pesantren Ya Xing Education di Xinjiang memiliki 1500 santri? Tunjukkan di kota mananya saja. Saya datangi. Di Xinjiang, Yaxing itu nama hotel, mall, supermarket. Pesantren? Duh. Yaxing adalah dialek Mandarin dari Yasin? Duh cocoklogi apalagi ini Bang @Yusuf_Mansur," tandasnya.

Yusuf Mansur Minta Maaf

Setelah menjadi sasaran amukan warganet, Yusuf Mansur pun buru-buru minta maaf.

Dilansir dari yusufmansur.com, Yusuf Mansur mengaku hanya manusia biasa yang penuh dengan kesalahan dan kekeliruan. Untuk itu, dirinya minta maaf apabila unggahannya soal Uighur dianggap keliru oleh warganet.

"Saya ini cuma manusia biasa. Saya minta maaf. Saya hanya mengajak doa tentang Uighur dan mengajak langsung melihat Uighur. Secara saya ya juga belum ke sana," ujar Yusuf.

"Adapun tentang Pesantren Ustadz Abu Bakar, saya yakin kawan-kawan di sini yang pengelola pesantren Qur’an di Indonesia, yang terhubung dengan Syeikh Bashfar, pasti tau. Kami rata-rata pernah liat videonya. Sebab, Beliau pernah presentasi dan lain sebagainya selama di Organisasi. Beliau juga pernah saya ceritakan di-postingan terdahulu," lanjutnya.

Yusuf kemudian mendoakan kepada etnis Uighur agar diberikan kedamaian. Juga bagi semua masyarakat di mana pun berada, khususnya umat Islam.

"Salam dari saya, Yusuf Mansur, yang banyak salahnya, yang banyak ga benernya, yang banyak ga taunya," pungkasnya.


0 Komentar