Sadis, Pria di Kalteng Bunuh Ibu Kandung Lalu Bakar Rumahnya

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Net)

-

AA

+

Sadis, Pria di Kalteng Bunuh Ibu Kandung Lalu Bakar Rumahnya

Regional | Jakarta

Jumat, 24 Januari 2020 19:32 WIB


PULANGPISAU, HALUAN.CO - Seorang pria asal Pulangpisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), tega membunuh ibu kandungnya sendiri dan membakar rumah korban. Sebelum memulai aksi brutal tersebut, dia sempat mencari ponselnya dan tidak ditemukan.

Pelaku, Ipil Agus (31), tega membunuh ibu kandungnya sendiri bernama Liling (56), warga Desa Kanamit, Kecamatan Maliku. Insiden ini terjadi pada Kamis (23/1/2020) pukul 17.30 WIB.

"Sang ibu tewas di rumah sakit setelah dianiaya pelaku menggunakan dacin (gantungan) timbangan," kata Kapolres Pulangpisau, AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada, seperti dilansir iNews.id, Jumat (24/1/2020).

Kejadian berawal ketika pelaku pulang ke rumah untuk mencari ponsel miliknya. Setelah lama mencari, ponsel pelaku tak ditemukan. Diduga kesal, pelaku langsung membuka tangki motor yang berada di dalam rumah dan membakarnya.

"Saat itu, ibu korban sedang berada di rumah tetangga, begitu melihat anaknya membakar motor di dalam rumah, korban keluar dan mendatangi sang anak," imbuhnya.

Pelaku yang tak terima ditegur akhirnya memukul ibunya dengan kayu. Dia lalu mengambil sebuah dacin timbangan yang terbuat dari tembaga untuk memukul wajah Liling. Usai itu dia pun kabur.

Sang ibu kemudian dibawa warga ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong. Sementara api yang membakar motor pelaku semakin membesar, dan menghanguskan rumah korban.

Narimo Bacok Istri Siri Gara-gara Tak Angkat Telepon

Warga yang tak terima dengan kelakuan pelaku akhirnya melapor. Usai menerima laporan, polisi langsung bergerak menangkap pelaku. Ketika itu, pelaku berada di sekitar lingkungan rumahnya.

"Setelah di dapat keterangan sejumlah saksi, pelaku dapat dibekuk malam itu juga sekitar pukul 20.00 WIB di sekitar rumah yang terbakar," katanya.


0 Komentar