Saluran Air Kahuripan Surowono, Alternatif Wisata Alam di Kediri
Cagar Budaya Surowono di Kediri (Foto: Istimewa)

KEDIRI, HALUAN.CO – Bagi yang ingin memanfaatkan masa liburan dengan mengunjungi tempat wisata bernuansa alam sekaligus sejarah, maka Saluran Air Kahuripan Surowono bisa menjadi salah satu pilihan. Dikenal juga dengan Sendang Kahuripan, objek wisata ini berada di Kelurahan Canggu, Kecamatan Badas, Kediri, Jawa Timur, sekitar 500 meter barat laut Candi Surowono.

Dilansir dari akun instagram Kemdikbud RI, Minggu (29/12/2019), Saluran Air Kahuripan Surowono merupakan sebuah cagar budaya peninggalan masa klasik Hindu Budha yang berada sekitar 7 hingga 8 meter di bawah tanah. Konon sudah ada sejak zaman Kerajaan Kediri.

Saluran air Kahuripan Surowono atau dikenal juga oleh masyarakat sebagai gua Surowono, memiliki enam lubang yang bercabang dan memiliki ceruk. Tak tanggung-tanggung, saluran air bawah tanah ini memiliki lebar 2 meter dan tinggi 1 meter dengan panjang saluran 500 meter. Juga terdapat air sedalam satu meter di dalamnya.

Terdapat runtuhan bata pada salah satu ujung saluran bawah tanah. Sementara pada salah satu satu sudutnya diberi pagar agar pengunjung tidak masuk ke dalam saluran bawah tanah.

View this post on Instagram

Tahukah, #SahabatDikbud? . Manusia pada zaman dahulu telah memiliki kemampuan memodifikasi bentang alam. Salah satu buktinya adalah Cagar Budaya Saluran Air Kahuripan Surowono yang berada 7-8 meter di bawah tanah. Saluran air bawah tanah ini memiliki 6 lubang yang becabang-cabang dan memiliki ceruk. Tak tanggung-tanggung, saluran air bawah tanah ini memiliki lebar 2 meter dan tinggi 1 meter dengan panjang saluran 500 meter. #CagarBudaya yang merupakan peninggalan masa klasik Hindu-Buddha ini terletak di Kediri, Jawa Timur. . Tertarik berkunjung ke @cagarbudayadanmuseum di Kediri ini? Yuk, #SahabatDikbud rencanakan libur akhir pekanmu di @cagarbudayakemdikbud! 😊 . #MerdekaBelajar #CagarBudayaKemdikbud . #UnggahUlang @cagarbudayadanmuseum

A post shared by Kemdikbud.RI (@kemdikbud.ri) on

Keberadaan Saluran Air Kahuripan Surowono membuktikan, sejak zaman dahulu, manusia telah memiliki kemampuan memodifikasi bentang alam atau lanskap. Penampang dari aliran air tersebut berbentuk empat persegi panjang yang mengarah ke tenggara.

Kini, saluran air bawah tanah Kahuripan Surowono difungsikan untuk mencuci dan mandi melalui lubang lubang pengontrol. Sejumlah masyarakat sekitar memanfaatkannya sebagai pemandian. Sedangkan pada ujung saluran air dalam tanah dimanfaatkan untuk pemeliharaan ikan dan irigasi. Beberapa titik juga dijadikan sebagai lokasi wisata.

Saluran Air Kahuripan Surowono bisa menjadi pilihan untuk mengisi masa libur. Apalagi, di sekitarnya terdapat pula sejumlah lokasi wisata lain, seperti Candi Surowono, Kolam Renang Suruwono, Sentra Ikan Hias, di Desa Bringin, dan Pemandian Canda Birawa.

Bagaimana, tertarik untuk berkunjung ke cagar budaya Saluran Air Kahuripan Surowono?


Penulis: Melda Riani