Sandi Sampaikan Pendapat Soal Penanganan Corona, Warganet: Sumbang Masker, Pak!
Sandiaga Uno (Foto: Instagram)

JAKARTA, HALUAN.CO - Sandiaga Uno mendukung langkah pemerintah Indonesia untuk melakukan rapid test secara masif. Yang penting, menurutnya, pemerintah harus selalu transparan dalam menyampaikan apa langkah-langkah yang diambil serta menyampaikan informasi-informasi yang paling akurat dan valid. Sepahit apapun informasinya harus disampaikan pada masyarakat. 

"Pemerintah harus mengambil kesempatan ini secara cepat. Karena kalau tidak, kepercayaan publik pada pemerintah akan tergerus. Sekarang kita butuh satu sinergi sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ujarnya dalam video yang diunggahnya melalui akun instagramnya @sandiuno, Jumat (20/3/2020).

Dikatakan, jangan sampai ada kebijakan yang berbeda dan kebijakan yang terpecah belah. Penanganan, katanya, harus fokus kepada masyarakat dan rakyat Indonesia. People first, katanya.

"Semua pihak punya tugas masing-masing mengingatkan diri kita sendiri bersatu padu. Saya yakin badai ini pasti berlalu. Walau kapan berlalunya kita belum tahu," ujar Sandi lebih lanjut.

Menanggapi unggahan Sandi, warganet di kolom komentar banyak yang malah minta masker kepada mantan cawapres tersebut. Ada juga yang minta rapid tes massal segera dipercepat.

"Pak.. sumbang masker dong pak..," tulis salah seorang pengguna instagram dengan akun @kadiijeeh.

"Ijin pak... Jika tidak keberatan, mohon sumbangan maskernya.. Tidak apa2 hanya beberapa box utk kami di puskesmas2 daerah Kotamobagu, SULUT yg kemarin bapak kunjungi... Salam Sehat...," tulis @lussianamercy.

"Pemerintah ada wacana ga ya untuk menggratiskan masker utk rakyat indo, itu adalah salah satu contoh langkah pemerintah utk peduli pada rakyatnya...," kata @parno864.

"Tidak usah beretorika dalam bentuk wacana, anda borong masker berikan kepada masyarakat itu sudah cukup..," ujar @indriyanisherli.

"Kira2 kapan y dki jakarta ngadain tes massalnya.secara ini virus g pandang usia.mau tua muda anak kecil...dan yg positif corona pun gak yg bergejala aja.yg gak bergejalapun bs positif kena.klupun kita stay dirumah aja gak tau bs kena atau g.secara mau periksa aja katanya hrs ngeluarin uang sekitar 700rb smpai 2jtaan.y klu yg uangnya banyak klu yg pas2an hnya untuk bertahan hidup 2 minggu untuk diam drmh.semoga cepat terlaksanakan dng solusi tes massal ini.jd rakyat bs tau dngn kondisi dirinya jg," pinta @efasolinah.