Saran Fahri ke Faldo Maldini: Ikut Istri Saja ke AS, Jangan Berpolitik Dulu
Politikus PSI, Faldo Maldini. (FOTO: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, memberikan saran kepada politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Faldo Maldini, untuk meninggalkan dunia politik.

Menurut Fahri, Faldo lebih baik mengikuti sang istri yang akan melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat (AS) ketimbang melanjutkan niatnya untuk bertarung di Pilkada Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Saran Fahri itu disampaikannya saat mengomentari unggahan Faldo di media sosial Twitter terkait istrinya yang mendapat beasiswa S3 ke Amerika Serikat.

Faldo dalam unggahan itu membagikan dua buah foto keluarga kecilnya dan surat keterangan sang istri yang mendapat beasiswa di University of California, Davis.

"Selamat kepada istri saya tercinta @DavrinaR yang telah diterima di program S3 (PhD) di University of California, Davis," tulis Faldo, Kamis (13/2/2020).

Unggahan Faldo itu kemudian dikomentari oleh Fahri. Menurut Fahri, mengikuti istri yang akan melanjutkan studi juga bagian dari ibadah.

"Assalamualaikum Bung Faldo, Saya usul dinda ikut isteri aja (ikut isteri tu ibadah juga lho)...jangan masuk politik dulu..pemilu masih 2024..ke amerika saja," cuit Fahri.

Meski nantinya berada di AS, kata Fahri, Faldo tetap bisa mengikuti perkembangan politik dan melakukan hal-hal yang kontroversial sebagai persiapan menuju Pemilu 2024.

"Nanti bikin ribut dari sana aja..kalau sudah kontroversial tahun 2023 nanti pulang nyaleg @DPR_RI...ok ya..??" kata Fahri.

Mendapat saran dari Fahri, Faldo pun langsung memberikan respons. Dia menegaskan, akan terus melanjutkan perjuangannya untuk bisa bertarung di Pilkada Pesisir Selatan.

"Bang, banyak masalah negara ini yang lebih membutuhkan saran abang. Kalau saya insyaAllah sudah yakin berjuang di Pesisir Selatan. Mohon do’anya Bang!" tegas Faldo.

Seperti diketahui, politikus PSI Faldo Maldini telah memutuskan untuk bisa berkompetisi di Pemilihan Bupati Pesisir Selatan. Faldo bahkan sudah melakukan berbagai upaya untuk bisa menjadi calon bupati, salah satunya membangun rumah aspirasi yang bernama Rumah Saraso Pasisia.