Sejumlah Nama Populer Bakal Hiasi Pilgub Kepri 2020

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. (Foto: Harianhaluan)

KEPRI, HALUAN.CO- Sebanyak 270 daerah akan menggelar Pilkada serentak 2020. Rinciannya, ada 9 pilkada untuk tingkat provinsi, 224 tingkat kabupaten dan 37 tingkat kota.

Dari 9 provinsi yang akan menggelar Pemilihan Gubernur (Pilgub) itu, di antaranya Kepulauan Riau (Kepri).

Provinsi yang secara geografis berbatasan dengan negeri jiran yaitu Singapura, Malaysia, dan Vietnam ini akan disemarakkan dengan perhelatan politik lima tahunan yaitu Pilgub 2020.

Sejumlah nama-nama populer pun sudah bermunculan. Nama-nama tersebut populer karena sepak terjang mereka. Tinggal masyarakat Kepri-lah yang akan menjatuhkan pilihan sesuai hati nurani masing-masing.

Berikut Profil Kandidat Pilgub Kepri Selengkapnya.

1. Muhammad Rudi

Muhammad Rudi saat ini menjabat sebagai walikota Batam. Selama menjabat ia telah meraih prestasi antara lain Wali Kota Terbaik Indonesia Innovation Award (IIA) 2019 dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta penghargaan Asia Best Mayor 2019 dari Asia Global Council.

Selama memimpin Kota Batam, Muhammad Rudi telah melakukan beberapa inovasi dari pembangunan kota sampai layanan masyarakat.

2. Soerya Respationo

Soerya Respationo pernah menduduki jabatan sebagai Wakil Gubernur Kepri pada 2010-2015. Ia menjadi bakal calon gubernur didampingi calon Wakil Gubernur H. Isdianto.

Di kalanga elite politik dan birokrat, nama Soerya sudah dikenal. Ia adalah pengusaha dan pengayom para pengusaha, khususnya di Batam.

Pada masa jabatannya sebagai wakil gubernur bersama mantan gubernur almarhum Muhammad Sani, Soerya pernah mencatat pertumbuhan ekonomi Kepri sampai angka 8,21 persen.

Terkait pencalonan dirinya pada Pilgub 2020, ia menetapkan target pertumbuhan ekonomi Kepri konsisten pada angka 7 persen.

3. Ismeth Abdullah

Ismet Abdullah pernah menjabat sebagai Kepala Otorita Batam juga pernah menjadi Gubernur Kepri, sebelum diperiksa terkait penyalahgunaan anggaran.

Ismeth memiliki motivasi tersendiri untuk maju pada Pilgub Kepri 2020 antara lain untuk membangkitkan kejayaan Provinsi Kepri di bidang pertumbuhan ekonomi.

Pada masanya, Kepri dapat memaksimalkan kekuatan APBD Rp1,8 triliun untuk membangun sejumlah proyek strategis dan peningkatan ekonomi.

Salah satu yang membuatnya risau dan ingin meningkatkan perekonomian adalah tutupnya galangan kapal dan pabrik di Batam yang menyebabkan 500 karyawan kehilangan pekerjaan.

4. Ansar Ahmad

Ansar Ahmad adalah anggota DPR RI dari dapil Kepri. Ia peraih suara terbanyak pada Pileg lalu. Ansar juga mantan Bupati Bintan dua periode yang berhasil membangun jalan lintas Bintan yang di danai APBN.

Ansar saat ini menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kepri. Pada Pilgub 2015 lalu, Ansar gagal menjadi wakil gubernur. Saat itu ia berpasangan dengan Soerya Respationo.

Ansar Ahmad punya modal cukup untuk maju di Pilgub. Sayang, undang-undang Pilkada masih mensyaratkan anggota DPR/DPRD mundur ketika maju pada Pilgub/Pilwakot/Pilbup.

5. Ria Saptarika

Ria Saptarika kini duduk sebagai anggota DPD RI dapil Kepri. Ia mengantongi 84 ribu modal suara dalam Pemilu 2019.

Ia peraih suara terbanyak pada Pilkada dua periode sebelumnya. Ia juga pernah menjabat sebagai wakil wali kota Batam.

Ria merupakan seorang sosok yang bisa diterima seluruh kalangan masyarakat. Karena, Ria dikenal sebagai sosok yang sederhana dan religius.


0 Komentar