Sejumlah Tokoh Nasional akan Hadiri Tahlil Tujuh Hari Wafatnya KH Ahmad Bagja Malam Ini

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Almarhum KH Ahmad Bagja. (Foto: Ist)

-

AA

+

Sejumlah Tokoh Nasional akan Hadiri Tahlil Tujuh Hari Wafatnya KH Ahmad Bagja Malam Ini

Nasional | Jakarta

Rabu, 12 Februari 2020 17:04 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Sejumlah tokoh nasional akan menghadiri tahlil dan doa bersama Tujuh Hari Wafatnya KH Ahmad Bagja, di Masjid Raudhatul Jannah, Perumahan Villa Mas Garden, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (12/2/2020) malam ini.

Mantan Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu wafat dalam usia 77 tahun, Kamis (6/2/2020) pekan lalu, di Rumah Sakit Jakarta Medical Center (JMC), Warung Buncit, Jakarta Selatan dan dimakamkan di Cirebon.

Menurut putra almarhum, Yanuar Prihatin, Rabu (12/2/2020) sore, sejumlah tokoh yang akan hadir itu antara lain Wakil Presiden 2014-2019 HM. Jusuf Kalla, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj dan mantan Ketua Umum Muhammadiyah Buya Syafii Maarif.

Kemudian Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum DPP PKB A.Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, Ketua Ikatan Alumni PMII yang juga mantan Wakil Ketua DPD RI Ahmad Muqowam dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Acara dimulai ba'da Isya yang diawali dengan pembacaan Yasin dipimpin KH. Ishomuddin Muchtar Tahlil oleh KH. Manarul Hidayat.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan yang dimulai dari H Yanuar Prihatin bin KH. Ahmad Bagja mewakili keluarga almarhum.

Dilanjutkan Ketua DKM Raudhatul Jannah Ust. Misdan Azis, penulis biografi KH. Ahmad Bagja, Edi Budiarso, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, Muhaimin Iskandar, Jusuf Kalla, Buya Syafii Maarif, KH. Said Aqil Siradj dan ditutup dengan doa oleh KH. Ikram Bin Ahmad.

Wapres KH Ma'ruf Melayat Jenazah KH Ahmad Bagja

KH. Ahmad Bagja lahir di Kuningan, Jawa Barat tahun 1943. Sejak muda, almahum aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Semasa hidupnya, almarhum pernah menduduki posisi penting dalan organisasi NU dan di pemerintahan pernah menjadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA).

Almarhum tercatat sebagai Ketua Umum PMII periode 1977-1981, Ketua Umum Dewan Mahasiswa IKIP Jakarta, Ketua Badan Koordinasi Senat-senat Mahasiswa IKIP se-Indonesia (1970), dan Sekjen PBNU pada periode kedua kepengurusan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tahun 1989-1994.

Almarhum KH Ahmad Bagja dikenal dengan pemikiran-pemikirannya yang ingin agar NU tetap maju.


0 Komentar