Sekira Empat Persen Gardu Listrik Masih Padam, Erick Thohir: Nomor Satu Keselamatan
Menteri BUMN Erick Thohor (Foto: Istagram)

JAKARTA, HALUAN.CO - Dari ribuan gardu listrik yang dipadamkan saat banjir melanda daerah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi, saat ini kondisinya semakin pulih. Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, tinggal empat persen gardu listrik yang masih padam.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero belum sepenuhnya bisa mengaktifkan kembali aliran listrik di sekitar Jabodetabek. PLN akan mengalirkan listrik kembali ke wilayah yang tergenang banjir, namun harus melihat kesiapan di wilayah tersebut.

"Tidak mungkin kita menyalakan listrik kalau daerah itu tidak siap. Malah takutnya kayak kemaren viral, orang megang tiang listrik pada jatuh," kata Erick saat kunjungannya ke posko banjir BUMN di Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (5/1/2020) seperti dilansir dari Sindonews.com.

Ditegaskan Erick Thohir, yang nomor satu adalah menjaga keselamatan. Karena, yang namanya listrik sangat berbahaya tatkala banjir, makanya dipadamkan.

BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Masih Terjadi Sepekan ke Depan

Pemadaman listrik saat banjir di sejumlah wilayah, kata Erick, sengaja dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat. "Keselamatan masyarakat merupakan hal nomor satu yang harus diutamakan," ujarnya.

Saat ini, dari enam ribu lebih gardu yang terendam banjir di Jabodetabek, hanya tinggal sekitar 12 gardu yang masih padam. Secara berangsur, PLN akan menyalakan gardu-gardu karena banjir di Jabodetabek sudah banyak yang surut.

Erick Thohir meninjau posko banjir yang didirikan BUMN di Cengkareng dan Teluk Naga Tangerang. Erick meninjau posko untuk meninjau kecukupan makanan dan ketersediaan air bersih serta obat-obatan.

Menurutnya, sudah tugasnya BUMN untuk hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Selain itu, BUMN juga sudah membentuk Satgas untuk memastikan BUMN tetap hadir bagi masyarakat.


Penulis: Melda Riani