Sekitar 40 Masjid di DKI Masih Gelar Tarawih di Tengah PSBB
Ustaz Hamsan Wadi menyiarkan acara tadarus Alquran secara daring di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (28/4/2020) imbas pandemi COVID-19. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

JAKARTA, HALUAN.CO - Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Hendra Hidayat, menyebutkan, masih ada sekitar 40 masjid yang menggelar salat Tarawih berjemaah di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di provinsi tersebut. 

Menurut dia, angka 40 itu adalah relatif sedikit dibandingkan dengan jumlah masjid yang mencapai 3.200 di DKI Jakarta.

Mengapa ini penting: Salat Tarawih berjemaah di masjid berpotensi menyebarkan virus corona atau COVID-19 lantaran dihadiri oleh banyak orang. Pasalnya, penularan penyakit COVID-19 banyak di kerumunan orang.

"Kemarin itu saat hari Jumat masih ada beberapa masjid yang melaksanakan Salat Jumat. Kalau yang untuk tarawih artinya sedikit lah. Dari 3.200 mungkin sekitar 40 yang masih melaksanakan shalat tarawih," kata Hendra saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (28/4/2020)

Konteks: Pemprov DKI Jakarta resmi menerapkan PSBB sejak 10 April lalu. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta. Salah satu aturannya yakni kegiatan ibadah hanya bisa dilaksanakan di rumah.

Apa langkah selanjutnya:

• Terus berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mengatur agar pengurus masjid dan warga bisa patuh terhadap peraturan ini.

• MUI juga telah mengeluarkan fatwa yang mengatakan bahwa salat Tarawih digelar di rumah selama pandemi COVID-19.

"Sekali lagi, aturan ini dibuat untuk kebaikan, kesehatan dan keselamatan bersama," kata Hendra.

Keterangan Pergub Anies:

• Pasal 13 Pergub Nomor 33 Tahun 2020 menyebutkan bahwa kegiatan keagamaan dilakukan di rumah dan dihadiri keluarga terbatas. Selain itu dilakukan dengan tetap menjaga jarak fisik dengan orang lain.

• Kegiatan keagamaan yang dilakukan di tempat ibadah tidak bisa dilakukan selama masa PSBB. Kegiatan di rumah yang dihadiri banyak orang juga dilarang.

Penerapan PSBB di Bodebek Diklaim Sukses, Penurunan Kasus hingga 38,5 Persen

Jumlah kasus COVID-19 di DKI:

• Hingga hari ini, Selasa (28/4/2020), jumlah pasien positif COVID-19 di Jakarta mencapai 3.950 orang, dengan 341 orang dinyatakan telah sembuh dan yang meninggal sebanyak 379 orang.

• Kemudian 2.024 pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, sementara 1.206 pasien menjalani isolasi mandiri.


0 Komentar