Sekjen Kemenkumham Ajak Generasi Muda Melek Soal HAM

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Jumpa pers menjelang persiapan hari HAM. (Foto: ham.go.id)

JAKARTA, HALUAN.CO - Diseminasi nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) dikalangan generasi muda dapat dilakukan dengan berbagai cara. Tidak harus dengan ceramah yang cenderung membosankan, tapi bisa melalui media ataupun lomba-lomba yang menarik minat. Misalnya saja pembuatan film pendek bernuansa HAM atau cerdas cermat HAM.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Bambang Rantam Sariwanto mengatakan, kegiatan ini termasuk upaya penyebarluasan dan peningkatan pengetahuan HAM di kalangan pelajar.

"Bagaimana para pemuda dan pelajar mamahami dan menginternalisasi nilai-nilai HAM dalam dirinya, dan selanjutnya dapat mengimplementasikannya di lingkungan kehidupan sehari-hari di masyarakat," kata Bambang Rantam di Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Senin (9/12/2019) dikutip dari laman resmi Kemenkumham.

Setiap tanggal 10 Desember, masyarakat dunia memperingati Hari HAM se-Dunia, untuk menghormati hari disahkannya Deklarasi Universal HAM oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada tanggal 10 Desember 1948. Tahun ini pihaknya memperingati Hari HAM Sedunia yang ke-71.

"Kegiatan Lomba Cerdas Cermat HAM merupakan satu kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal HAM Kemenkumham, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari HAM Sedunia," jelas Bambang Rantam.

Untuk mendukung visi pemerintah saat ini, Direktorat Jenderal HAM turut serta mendorong insan Indonesia untuk lebih produktif, berdaya saing, dan unggul dalam menghadapi tantangan global yang lebih dinamis dan penuh resiko.

Salah satu visinya adalah dengan pembangunan sumber daya manusia melalui upaya menciptakan generasi pekerja keras dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tema peringatan Hari HAM setiap tahun berbeda-beda, demikian pula titik berat serta sasaran prioritas yang dituju pun mungkin saja berbeda dari tahun ke tahun.

"Namun tujuan utamanya tetap satu, yaitu agar peringatan Hari HAM menjadi momentum, untuk lebih meningkatkan kesadaran umat manusia akan pentingnya implementasi upaya penghormatan, pemenuhan, perlindungan, penegakan, dan pemajuan HAM, dalam segenap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tukas Bambang.


Penulis: Milna Miana


0 Komentar