Sembilan Daerah Ajukan Jadi Tuan Rumah Kongres V PAN pada 2020
Wakil Sekjen yang juga Ketua Steering Committee Rakernas PAN Saleh Partaonan Daulay (Fajar.co.id)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ketua Steering Committee Rakernas PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan Kongres V Partai Amanat Nasional akan diselenggarakan selambatnya Maret 2020. 

"Dalam forum rakernas yang diselenggarakan Sabtu, sudah disepakati waktu penyelenggaraan Kongres V PAN paling lambat bulan Maret 2020," kata Saleh, Minggu (8/12/2019).

Saleh mengatakan untuk lokasi penyelenggaraan kongres, dalam forum rakernas itu DPP PAN telah membuka kesempatan bagi seluruh daerah untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres V PAN.

Sejauh ini telah ada sembilan daerah yang mengajukan diri menjadi tuan rumah kongres yakni Sumatra Utara, Sumatra Barat, Lampung, DKI Jakarta, Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua.

"Tentu lokasinya tidak bisa diputuskan dalam forum rakernas karena perlu verifikasi dan survei lapangan, misalnya kita lihat dulu apakah hotel di wilayah itu bisa menampung kapasitas 3.000 peserta Kongres V yang akan datang, dan lain sebagainya. Nanti DPP PAN akan menentukan satu dari sembilan wilayah itu yang bisa menjadi tuan rumah," ujar dia.

Adapun forum Rakernas PAN, di Jakarta, Sabtu, sempat mengalami skorsing selama 10 menit, lantaran ada peristiwa perebutan mikrofon di antara para peserta rakernas saat pembahasan tata tertib. Menurut Saleh, hal itu disebabkan peserta terlampau semangat menyambut Kongres V PAN.

"Tadi itu hanya soal berebut mikrofon saja, karena peserta terlalu semangat, mereka gembira menyambut kongres. Sekarang sudah clear, tidak ada masalah," ujar Wakil Sekjen PAN ini.

Salah satu agenda utama dalam kongres adalah pemilihan ketua umum PAN. Saat ini sudah ada enam nama yang diisukan maju dalam kontestasi.

Keenamnya, yaitu mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (MenPAN-RB) Asman Abnur dan Wakil Ketua Umum PAN Mulfachri Harahap. Lalu, Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Fraksi PAN di DPR Hanafi Rais, dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajat Wibowo, serta Ketua Umum PAN saat ini, Zulkifli Hasan.

"Semua punya hak dan kewajiban yang sama dan semua memiliki tujuan yang sama, yaitu menggembalikan PAN sebagai jati dirinya, membesarkan partai," ujar Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno.

Pada Sabtu (7/12/2019), sejumlah kader yang menyatakan mewakili 30 DPW PAN dari seluruh Indonesia menyatakan dukungannya bagi Zulkifli Hasan untuk kembali memimpin PAN dalam periode mendatang.


0 Komentar