Sembuh dari COVID-19, Menhub Budi Karya Siap Donorkan Plasma Darah

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (FOTO: Antara)

-

AA

+

Sembuh dari COVID-19, Menhub Budi Karya Siap Donorkan Plasma Darah

Nasional | Jakarta

Senin, 27 April 2020 18:36 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, siap bila diambil plasma darahnya sebagai salah satu upaya medis dalam menyembuhkan pasien yang terinfeksi virus corona baru atau COVID-19.

Mengapa ini penting:

• Pemanfaatan plasma darah mantan penderita COVID-19 digadang-gadang bisa menjadi solusi penyembuhan pasien positif COVID-19 di saat belum ditemukannya obat maupun vaksin virus corona.

• Sebelumnya Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Lembaga Biomolekuler Eijkman bekerja sama untuk melakukan uji coba penyembuhan COVID-19 dengan mengambil plasma darah milik pasien yang sudah sembuh dari penyakit akibat virus SARS-CoV-2 tersebut.

“Kalau plasma darah, sudah dimandatkan oleh pihak rumah sakit dan saya mau anytime (kapanpun) saya diminta darahnya karena darah ini berguna di masyarakat,” kata Menhub Budi Karya saat konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (27/4/2020).

Konteks:

• Menhub Budi Karya dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) sejak 13-31 Maret 2020.

• Setelah dirawat, Budi Karya melakukan tes cepat atau rapid test sebanyak dua kali dan dinyatakan boleh pulang oleh dokter. Meski begitu, Budi Karya tetap harus menjalani isolasi mandiri selama di rumah.

Terus memantau perkembangan:

• Selama dirawat, Menhub Budi Karya terus memantau perkembangan yang terjadi, termasuk terlibat dalam pembuatan dua peraturan yang dikeluarkan oleh Kemenhub, yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

• Kemudian Permen Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Ibu Kota Baru Rawan Tsunami Megathrust?

Kronologi terjangkit COVID-19:

• Pada 14 Maret lalu, Menhub Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 setelah beberapa waktu terakhir dirawat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

• Budi Karya mendapatkan serangkaian perawatan dari tim medis RSPAD secara intensif. Apalagi, ia juga memiliki penyakit bawaan yang telah diderita sejak lama, yakni penyakit asma.

• Menhub Budi Karya juga sempat mengunggah kondisi terakhirnya bersama dokter yang menanganinya dan memberikan semangat kepada masyarakat untuk bersama-sama melawan COVID-19.

• Selagi mendapatkan perawatan, peran Menhub Budi Karya digantikan sementara oleh Menhub Ad-Interim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan.


0 Komentar