Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Jakarta Diduga Terinfeksi Virus Corona

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Warga negara China mengenakan masker untuk menghindari penyebaran virus Corona. (FOTO: Istimewa)

-

AA

+

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Jakarta Diduga Terinfeksi Virus Corona

Health | Jakarta

Jumat, 24 Januari 2020 10:43 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Virus Corona terus menyebar di sejumlah negara-negara di dunia. Virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, itu telah merambah hingga ke Asia Tenggara, seperti Thailand hingga Singapura.

Kini, seorang pasien di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, diduga juga terjangkit virus corona. Pasien berinisial R (35) itu memiliki riwayat perjalanan dari China.

Saat ini, pihak RSPI Sulianti Saroso tengah melakukan observasi lebih lanjut.

Pasien itu menjadi suspect Virus Corona lantaran mengalami tanda-tanda mirip dengan orang yang terinfeksi virus tersebut. Seperti di antaranya demam tinggi, batuk, dan sesak napas.

Menurut pihak RS, dibutuhkan waktu 2-3 hari sampai penelitian selesai untuk mengetahui apakah pasien tersebut positif terinfeksi virus Corona.

"Sudah masuk ruang isolasi dan saat ini sedang uji laboratorium untuk mengetahui lebih lanjut apa pasien benar-benar terkena Corona Virus atau tidak. Kita ambil sample dahak dan cairan dalam hidung untuk penelitian," kata Pokja Penyakit Infeksi Emerging RSPI, Pompini Agustina, Jumat (24/1/2020).

Seperti diberitakan, virus Corona saat ini tengah menjadi ancaman setelah pada awalnya muncul di Provinsi Wuhan, China.

Virus yang disebut-sebut menyerang sistem pernafasan manusia dan bisa mengakibatkan kematian ini diyakini bersumber dari satwa liar yang diperdagangkan secara ilegal di sebuah pasar hewan di pusat kota Wuhan.

Yang terbaru, sebanyak 25 korban dinyatakan tewas akibat virus tersebut hingga hari ini, Jumat (24/1/2020).

Waspada! Virus Corona Sudah Masuk Singapura

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, mengatakan, pemerintah telah menyiapkan segala simulasi untuk mencegah maupun menangani virus Corona. Menurutnya, sejauh ini belum ada kasus yang ditemukan di Indonesia.

"Saya akan cek semua termasuk pintu masuk negara, kita sudah siaga 1 tidak ada tidurnya ini. Saya akan bekerja supaya masyarakat tidak khawatir," ujar Terawan di Jakarta, Kamis (23/1/2020).


0 Komentar