Sepasang Suami Istri Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Sepasang suami istri ditemukan tewas.(Foto: Ilustrasi)

MANADO, HALUAN.CO - Sepasang suami istri ditemukan tewas di dalam kamar kos mereka di Kelurahan Komo Luar Lingkungan II, Kecamatan Wenang, Manado, Sabtu (11/1/2020).

Pasangan suami istri (pasutri) itu lelaki berinisial G (26) warga Jalan Bandeng, Pasang Kayu, Mamuju Utara dan perempuan berinisial R (27) warga Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian, Kota Bitung.

Dari hasil penyelidikan polisi di tempat kejadian perkara, dugaan sementara bahwa korban melakukan aksi bunuh diri.

Bercak Darah di Tembok

Jenazah pasutri yang masig dibilang muda itu ditemukan warga sekitar 16.00 Wita di kamar kos di Kelurahan Komo Luar Lingungan II, Kecamatan Wenang.

Menurut penuturan saksi Andika Otaya (19), ketika itu dia datang mengetuk pintu kamar kos kedua korban, namun tidak ada jawaban dari dalam kamar.

Karena rasa penasaran, saksi mengintip dari lubang kecil dan melihat bercak darah di tembok.

“Ketika saya mengintip, saya melihat bercak darah di tembok, kemudian saya memanggil penjaga kos untuk memberitahukan dan akhirnya kami membuka paksa pintu kamar kos tersebut dengan menggunakan linggis,” ucap Andika Otaya.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya, sementara di lokasi kejadian sedang dilakukan pemasangan police line, dan kedua jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi,” ujar Thommy Aruan seperti dilansir Beritamanado.

Dijelaskan, dalam pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan sebilah pisau. Dugaan sementara, kedua korban melakukan aksi bunuh diri.

“Untuk sementara diduga pasangan suami istri ini melakukan aksi bunuh diri, tapi motif ini masih diselidiki oleh tim penyidik,” ujarnya.

Sementara itu, pihak keluarga dari kedua korban mengatakan kalau di antara kedua korban tidak ada masalah dan selama ini baik-baik saja.

“Tidak ada masalah dalam keluarga mereka. Kami dari pihak keluarga akan melakukan penolakan autopsi, karena kami kasihan dengan tubuh mereka yang sudah meninggal,” tutur salah seorang keluarga korban.


0 Komentar