Sikap Berani, Ketua DPR AS Robek Naskah Pidato Kenegaraan Presiden Donald
Presiden AS Donald Trump sedang menyampaikan pidato kenegaraan. (Foto: The Federalist)

JAKARTA, HALUAN.CO - Tindakan berani diperlihatkan oleh Ketua House of Representative atau DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi terhadap sang presidennya, Donald Trump. Pelosi merobek halaman per halalam salinan pidato kenegaraan Trump usai disampaikannya pada Selasa malam.

Dalam pidato selama 80 menit, Trump membanggakan kepemimpinnya dalam 4 tahun terakhir. Pidato Trump dibalas dengan tepuk tangan meriah anggota DPR dan Senat dari Partai Republik. Sementara para anggota dewan Partai Demokrat hanya terdiam, menolak tepuk tangan, apalagi berdiri.

Trump mengakhiri pidatonya dan diiringi tepuk tangan dari seluruh ruangan, Pelosi yang duduk disamping Wapres AS Mike Pence bukannya memberikan tepuk tangan, malah dengan wajah yang manis merobek-robek naskah salinan pidato Trump.

Sikap mengejutkan dari Pelosi itu mempunyai alasan yang kuat. Ia menganggap Trump telah menghina Ketua House itu dengan mengabaikan permintaan menjabat tangan sebelum pidatonya. Saat itu Trump menyerahkan salinan pidato kepada Pelosi dan Wakil Presiden Mike Pence.

Selasa, Senat AS Gelar Sidang Pelengseran Donald Trump

Dilansir Business Insider, Rabu (5/2/2020), penghinaan antara kedua pemimpin jelas terekam. Kejadian ini muncul hampir dua bulan setelah Pelosi memelopori pelengseran Trump dari kursi presiden dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalang-halangi Kongres.

Editor Politico Blake Hounshell melaporkan bahwa langkah dramatis Pelosi tidak direncanakan. Akibat tindakan Pelosi itu, Gedung Putih pun mengutuknya. Gedung Putih menulis dalam cuitan di Twitter bahwa sang pembicara "merusak" semua orang Amerika yang dihormati dalam pidato Trump.

Tak terima dikutuk Gedung Putih, Pelosi dengan cepat menanggapinya dengan foto Trump yang tampaknya menolak untuk menjabat tangannya sebelum memulai pidatonya kenegaraannya.

Selasa Malam itu memang diselingi oleh beberapa momen nyata ketegangan antara Pelosi dan Trump.

Memang, Trump sudah kelihatan sangat menolak jabat tangan dengan Pelosi.

Terekam Pelosi mengulurkan tangan untuk menjabat tangan presiden, namun dengan sikap "angkuhnya" Trump menolak dengan berpaling tanpa menyapa Pelosi.

Pelosi pun kemudian tampak terkejut dan bingung sejenak. Kemungkinan tak terima atas perlakuan Trump itu, Pelosi pun membalas dengan merobek - robek naskah pidato Trump.

Seperti diketahui, tahun lalu, 2019, sebuah foto Pelosi secara berlebihan memuji Trump selama State of the Union-nya beredar. Banyak yang menafsirkan momen tersebut sebagai lambang dari keretakan hubungan mereka.

Setelah Pelosi membuka penyelidikan pelengseran Trump pada akhir September, House yang didominasi Demokrat memilih untuk memakzulkan Trump pada dua pasal pemakzulan di 18 Desember 2019.

Kedua pemimpin, yang telah secara terbuka berselisih di depan umum beberapa kali sejak Pelosi menjabat sebagai ketua House pada Januari 2019, belum berbicara sejak Oktober 2019 sebelum bertemu satu sama lain di kamar DPR untuk negara serikat.

Sepanjang pidato Trump, akun twitter Pelosi membukukan aliran serangan pada presiden dan catatannya. Termasuk memanggilnya 'pembohong' dan mengecam Trump karena mengambil kredit untuk negosiasi AS-Meksiko-Kanada (USMCA) kesepakatan dagang tanpa mengakui karya Pelosi tentang kesepakatan itu.